BALIEXPRESS.ID- Made Mardika, warga Banjar Blahpane Kelod, Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, Bali jatuh ke jurang dekat rumahnya pada Rabu (3/7/2024) dini hari.
Kejadian jatuh ke jurang ini menggemparkan warga sekitar dan berujung evakuasi dramatis yang melibatkan banyak pihak.
Setelah berhasil dievakuasi, terungkap penyebab pria 26 tahun itu bisa jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter.
Mardika diketahui jatuh ke jurang berawal dari informasi Ketut Juliartawan dan Arta Widana yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian.
Saat itu sekitar pukul 00.40 Wita, Juliartawan dan Arta Widana melihat sebuah motor Yamaha Nmax tergeletak di pinggir jalan.
Kecurigaan mereka pun muncul saat mendengar teriakan minta tolong dari dasar jurang.
Tanpa ragu, mereka segera menghubungi anggota pacalang Blahpane Kelod menelusuri sumber teriakan itu.
Informasi ini pun dengan cepat menyebar ke kelian dan aparat pemerintah desa setempat.
Sejumlah aparat, termasuk bhabinkamtibmas, babinsa, dan aparat pemerintah desa, langsung turun ke lokasi kejadian.
Baca Juga: Lebih dari Secangkir Kopi, Bali Pulina Tawarkan Dunia Kopi dengan Sentuhan Budaya dan Keindahan Alam
Bersama dengan warga mereka mencari sumber suara. Upaya pencarian yang dilakukan beramai-ramai akhirnya membuahkan hasil.
Mardika berhasil dievakuasi ke atas jurang dan dibawa ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan perawatan medis.
"Evakuasi berjalan dengan lancar. Korban dibawa menggunakan Kijang 952 diantar ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar untuk dilakukan pengobatan,” ungkap Kapolsek Gianyar Kompol Gede Sudyatmaja.
Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Sidan Wayan Sukra Suyasa membenarkan bahwa Mardika yang jatuh ke jurang itu adalah warganya.
Setelah berhasil dievakuasi langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Sekarang sudah dioperasi di rumah sakit. Ada benturan sedikit di kepala. Mudah-mudahan sembuh seperti sedia kala,” ungkap Sukra Suyasa.
Disinggung soal penyebab pria itu bisa berada di jurang pada tengah malam, Sukra Suyasa menduga karena pengaruh minuman beralkohol.
“Menurut informasi, karena pengaruh alkohol,” jelas Sukra Suyasa. (*)
Editor : I Made Mertawan