BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan Daihatsu Xenia vs Microbus Hino terjadi di simpang empat Jalan Raya Puputan-Jalan Tukad Gangga, Renon, Denpasar, Bali pada Sabtu (6/7/2024) sekitar pukul 06.00 Wita.
Kecelakaan ini mengakibatkan 7 orang yang berada di dalam kedua mobil tersebut mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, kecelakaan tersebut melibatkan mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi L 1866 TT yang dikemudikan oleh Ridho Almahdi Munthe, 23.
Baca Juga: Ini Alasan Desa Kubutambahan Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi Tingkat Provinsi
Sementara Microbus Hino DK 7426 AB dikemudikan oleh Moh Efik Aftoni, 48.
Sukadi menuturkan, peristiwa ini bermula ketika Microbus bergerak dari arah timur menuju ke barat di Jalan Raya Puputan.
Di pihak lain, Daihatsu Xenia melaju dari arah selatan menuju ke utara di Jalan Tukad Gangga.
Namun sesampainya di persimpangan, pengemudi mobil diduga kurang hati-hati.
"Xenia kurang hati-hati saat memasuki persimpangan dan tidak memberikan prioritas kepada Microbus yang bergerak lurus di jalan utama," tutur perwira balok tiga di pundak tersebut.
Kedua pengemudi tak bisa mengendalikan kendaraannya, sehingga terjadi tabrakan.
Usai benturan keras, Microbus kehilangan keseimbangan hingga oleng ke kanan dan menabrak pohon perindang yang ada di utara jalan.
Akibat kejadian ini, lima penumpang Microbus dilaporkan mengalami luka-luka, yaitu Faisal, 17, terluka paha kaki kanan patah, robek, bahu kanan patah.
Ahmad Fatur Rosidi, 19, bengkak pada pergelangan kaki kirinya, tangan kiri dan kaki kanannya lecet.
Kemudian Jevon Christian Tirta, 14, mengalami dahi lecet, alis kiri robek, pipi kanan lecet, bahu kiri sakit, dan kepala samping kiri benjol.
Penumpang lainnyanya Aqqbah, 23 dan Prisma Atha Haritsah mengalami luka ringan.
Tak hanya itu, Ridho pengemudi Xenia mengalami lecet pada pipi kanan, dahi, serta pelipis robek.
Sopir Microbus menderita luka pelipis kiri bengkak dan lecet kepala atas. (*)
"Para korban dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar agar mendapatkan perawatan," terang Sukadi. (*)
Editor : I Made Mertawan