BALIEXPRESS.ID- Kejadian mengerikan menimpa toko modern Indomaret di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung, Bali pada Jumat (12/7/2024) malam.
Atap parkiran Indomaret ambruk sekitar pukul 21.30 Wita dan menimpa sembilan unit mobil pengunjung.
Kejadian ini pun mengagetkan para karyawan Indomaret dan pengunjung di sana malam itu.
“Saat kejadian saya sudah di kos. Dikabari oleh teman yang sedang bekerja, informasikan di grup karyawan bahwa atap parkiran kendaraan roda empat ambruk dan menimpa 9 mobil,” beber seorang karyawan Indomaret saat sedang bekerja, Sabtu (13/72024).
Menurutnya, kejadian ini tak hanya bikin takut, namun juga panik, meningat banyak mobil tertimpa.
Akibat kejadian ini, pihak Indomaret cabang Bali disebut-sebut telah menyatakan siap bertanggung jawab.
Indomaret akan menanggung semua biaya perbaikan mobil yang rusak. Indomaret juga telah berkoordinasi dengan para korban untuk menyelesaikan masalah ini.
Salah satu korban, I Gusti Ngurah Putra Wijaya, pemilik mobil Daihatsu Xenia, mengungkapkan bahwa para korban berharap agar Indomaret segera menyelesaikan masalah ini dan memberikan ganti rugi yang sesuai.
“Sembilan mobil, ringsek bagian atap. Kami para korban sudah sepakati terkait total kerugian,” katanya.
“Sudah kami sampaikan ke pihak Indomaret mencapai Rp 200-an juta,” sambungnya.
Lanjut dia, pihak Indomaret cabang Bali sudah bersedia untuk bertanggung jawab. Namun para korban masih menunggu keputusan final hingga Senin (15/7/2024).
“Mereka (Indomaret cabang Bali) minta waktu hingga Senin nanti baru bisa mendapatkan kabar dari pusat,” tutupnya.
Tak sebatas berupaya menyelesaikan langsung persolan ini dengan pihak Indomaret, mereka yang mobilnya mengalami kerusakan juga sudah melapor ke polisi.
Kasi Humas Polresta Denpasar Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan kejadian ini.
“Informasi yang kami peroleh, pihak dari manajemen Indomaret akan bertanggung jawab dengan kejadian tersebut. Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerugian material saja,” terang Sukadi.
Berdasarkan data, kata Sukadi, terdapa sembilan unit mobil tertimpa reruntuhan, delapa di antaranya rusak parah. (*)
Editor : I Made Mertawan