Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sejarah dan Profil SMAN 6 Denpasar, Sekolah di Sanur yang Heboh Pungutan Siswa Rp1,5 Juta untuk Beli AC

Y. Raharyo • Selasa, 16 Juli 2024 | 05:00 WIB
SMAN 6 Denpasar dilarang lakukan pungutan ke siswa untuk pengadaan AC.
SMAN 6 Denpasar dilarang lakukan pungutan ke siswa untuk pengadaan AC.

BALIEXPRESS.ID - SMAN 6 Denpasar sempat membuat heboh. Pasalnya, SMA negeri di kawasan wisata Sanur, itu melakukan pungutan kepada siswa untuk beli AC. Tak tanggung-tanggung, uang yang diminta Rp1,5 juta per siswa baru atau kelas X.

 

Dana yang terkumpul kemungkinan bisa mencapai Rp500 juta. Ini mengingat jumlah rombel dalam satu tingkat sekitar 10. Kalau per kelas 36 siswa, maka ada 360 siswa baru.

Bahkan jumlah siswa baru bisa saja lebih. Karena ada kemungkinan tambahan siswa susulan.

Namun, setelah heboh, akhirnya pungutan itu dibatalkan. Kepala SMAN 6 Denpasar, I Ketut Suendi mengakui sudah dipanggil pihak Disdikpora Bali. Kemudian pungutan ini dibatalkan.

Sejarah

Terlepas dari heboh soal pungutan untuk beli AC, SMAN 6 Denpasar ternyata sekolah yang cukup lumayan lama. 

Dilansir dari laman sekolah, SMAN 6 Denpasar berdiri kokoh sebagai sekolah negeri di Kota Denpasar, tepatnya di Jalan Tukad Nyali, Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

SMAN 6 Denpasar berada di lahan seluas 100.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 7450 meter persegi.

Sekolah ini berdiri pada yanggal 2 Juni 1986 dan diresmikan pada tanggal 14 Juni 1986 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Fuad Hassan.

Berawal dari keprihatinan belum adanya SMA negeri di sekitar Sanur,  sejumlah tokoh masyarakat di Sanur dalam Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) bersama lurah Sanur dan angota Dewan dari Sanur, mengajukan permohonan tentang pendirian sekolah kepada Bupati Badung. Saat itu, Kota Denpasar masih jadi bagian Kabupaten Badung.

Baca Juga: Bak Negeri di Atas Awan, Glamping di Kintamani Ini Wajib Banget Buat Dikunjungi

Saat awal mulai beroperasi pada tahun 1986, meminjam lokasi untuk pertama kali di SD Negeri 1 Sanur yang sekarang SD Negeri 2 Sanur di Jalan Hang Tuah, Denpasar.

SMAN 6 Denpasar akhirnya berdiri di tanah negara. Namun, saat itu berada di persawahan, sehingga tidak ada akses jalan. Kemudian melalui pendekatan ke warga, akhirnya mendapat akses jalan yang kini disebut dengan Jalan Tukad Nyali, sesuai dengan nama sungai di sepanjang jalan menuju SMAN 6 Denpasar.

Siswa angkatan pertama SMAN 6 Denpasar, yakni 1986/1987 sebanyak 136 orang, terbagi dalam tiga kelas.

Dalam perjalanannya, dari berdiri sampai sekarang, SMAN 6 Denpasar sudah dipimpin oleh enam kepala sekolah. Yakni:

  1. I Gusti Ayu Puspa, BA (1986-1990)
  2. I Gusti Ayu Alit Rudriani,BA (1990-1998)
  3. I Wayan Widia, BA (1998-2001)
  4. Drs I Made Wigama, M.Si (2001-2010)
  5. Drs I Nyoman Muditha, M.Pd ( 2010-2022)
  6. I Ketut Suendi, S.Pd, M.Pd (2022-sekarang)

Keenam kepala sekolah ini memiliki capaian yang berbeda-beda. Bangunan yang ada sekarang, seperti tembok penyengker yang megah, bangunan tiga lantai ruang kantor, wantilan, hingga lapangan, paling banyak warisan kepala sekolah kelima, I Nyoman Muditha.

 

 

 

Sejak didirikan pada tahun 1986, sekolah ini telah mengukir prestasi membanggakan, baik di bidang akademis maupun non-akademis, mengantarkannya meraih status Sekolah Adiwiyata dan mendunia melalui karya inovatifnya dalam penelitian ilmiah.

Lokasi Strategis dan Nyaman

SMAN 6 Denpasar terletak di lokasi strategis, mudah dijangkau, dan terhindar dari keramaian kota.

Hal ini memungkinkan terciptanya suasana belajar mengajar yang kondusif dan nyaman bagi para siswa.

Baca Juga: HORE! Pungutan untuk Pengadaan AC Dibatalkan: Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Denpasar Bikin Rencana Selanjutnya

Sekolah Adiwiyata yang Berwawasan Budaya

Sejak tahun 2009, SMAN 6 Denpasar telah menyandang predikat Sekolah Adiwiyata. Komitmennya terhadap pelestarian lingkungan menjadikannya sekolah yang ramah lingkungan dan mendukung program Kota Denpasar sebagai kota budaya.

Juga pada 2012 menyandang sekolah Adiwiyata Mandiri dan mendapat piagam dari Menteri Lingkuhan Hidup.

Prestasi Gemilang di Berbagai Bidang

SMAN 6 Denpasar menorehkan prestasi gemilang di berbagai bidang. Di bidang akademis, sekolah ini melahirkan siswa-siswi berprestasi yang mengharumkan nama sekolah di kancah nasional dan internasional.

Salah satu prestasi yang patut dibanggakan adalah karya inovatif dalam penelitian ilmiah yang mendunia.

Di bidang non-akademis, SMAN 6 Denpasar juga tak kalah bersinar. Berbagai kegiatan seni dan olahraga diikuti dengan antusias oleh para siswa, menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Fasilitas Lengkap Mendukung Pembelajaran

Sekolah dengan julukan Sixsma Denpasar itu dilengkapi dengan berbagai fasilitas memadai untuk menunjang proses belajar mengajar.

Terdapat 28 ruang kelas, 7 laboratorium, 1 perpustakaan, 1 wantilan, 1 aula, 1 Padmasana, ruang Tata Usaha, ruang Kepala Sekolah, ruang Wakil Kepala Sekolah, ruang BK, ruang UKS, ruang Guru, 1 Koperasi Sekolah, 1 ruang server, dan lapangan untuk upacara bendera dan olahraga.

Sekolah ini memiliki siswa sampai 1 ribuan. Pada tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 1104. Tahun ini diperkirakan masih sekitar jumlah itu.

Selain dipimpin I Ketut Suendi, SMAN 6 Denpasar memiliki ketua komite sekolah yang dijabat Ida Bagus Sudiraharja yang juga bendesa adat Sanur .***

Editor : Y. Raharyo
#bali #SMAN 6 Denpasar #sejarah #profil