BALIEXPRESS.ID - Anggota Satpol PP Pariwisata di Kabupaten Buleleng ganti seragam.
Mereka tidak lagi menggunakan seragam standar yang terdiri dari baju lengan panjang, rompi, celana taktis, dan sepatu PDL.
Saat ini, mereka mengenakan kemeja lengan pendek, celana pendek, sepatu lapangan, dan topi rimba, menciptakan kesan petualang yang ramah.
Sepintas, gaya seragam itu pun mirip dengan seragam kehutanan.
Kepala Satpol PP Buleleng, Gede Arya Suardana, menjelaskan, Selasa (16/7), bahwa seragam baru ini sejalan dengan standar Satpol PP Provinsi Bali serta kabupaten/kota lain di Bali.
Tujuannya untuk meningkatkan pendekatan yang ramah dan humanis dalam menjalankan tugas.
Diharapkan penampilan baru ini akan memberikan kesan positif dalam setiap interaksi dengan masyarakat dan pengusaha pariwisata.
"Penampilan mereka yang lebih santai dan ramah mencerminkan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat," ujar Suardana.
Suardana juga menjelaskan bahwa Satpol PP Pariwisata bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban di tempat-tempat wisata serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Mereka bekerja secara sinergis dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, termasuk izin usaha dan pembayaran retribusi bagi pengusaha pariwisata.
Selain itu, penampilan baru ini juga diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap Satpol PP.
Dengan kesan yang lebih ramah dan approachable, diharapkan masyarakat akan lebih terbuka dan kooperatif dalam bekerja sama untuk menjaga ketertiban dan keamanan, terutama di kawasan pariwisata.
Perubahan ini juga disambut baik oleh pengusaha pariwisata di Buleleng.
Mereka berharap dengan pendekatan yang lebih humanis dari Satpol PP, hubungan antara pelaku usaha dan pemerintah semakin harmonis.
Ini diharapkan dapat mendukung iklim usaha yang kondusif dan berkontribusi pada peningkatan PAD dari sektor pariwisata.
Editor : Nyoman Suarna