Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tali Layangan Jadi Penyebab Helikopter Jatuh di Pecatu: Ditjen Hubud akan Tindak Lanjuti

I Gede Paramasutha • Sabtu, 20 Juli 2024 | 01:45 WIB
HUBUD: Helikopter jatuh di Suluban, Pecatu menyita perhatian para pejabat Ditjen Hubud, terkait tali layangan jadi jadi penyebab.
HUBUD: Helikopter jatuh di Suluban, Pecatu menyita perhatian para pejabat Ditjen Hubud, terkait tali layangan jadi jadi penyebab.

BALIEXPRESS.ID - Jatuhnya helikopter PK-WSP type Bell 505 di Suluban, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Jumat (19/7), menyita perhatian masyarakat Bali.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) pun mengkonfirmasi bahwa penyebab insiden tersebut adalah tali layangan.

"Ditjen Hubud telah menerima laporan kecelakaan Helicopter PK-WSP type Bell 505 milik PT. Whitesky Aviation di Suluban Pecatu, Kuta Selatan - Bali pada Jumat, 19 Juli 2024 pukul 15.33 LT akibat terlilit tali layangan," terang Kepala Bagian Kerjasama Internasional Humas dan Umum Ditjen Hubud Mokhammad Khusnu melalui keterangan tertulis.

Disebutkan oleh Khusnu, heli yang jatuh membawa lima person on board (POB), yaitu seorang pilot dan empat penumpang yang kondisinya saat ini dipastikan dalam keadaan selamat.

Menindaklanjuti kejadian itu, Inspektur penerbangan dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV sedang menuju lokasi kecelakaan.

"Pihak PT. Whitesky Aviation juga telah mengirimkan tim investigasi ke lokasi kejadian. Informasi terkini akan disampaikan lebih lanjut," tambahnya.

Lebih lanjut, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Hubud akan melakukan sosialisasi dan pengawasan yang lebih intensif mengenai bahaya layangan.

Mereka koordinasi dengan PJ Gubernur serta Kepala Daerah di wilayah Bali agar layangan tidak membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah helikopter terjatuh di kawasan tebing Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (19/7/2024).

Helikopter yang membawa dua penumpang ini terjatuh diduga akibat dua alasan. Seperti terbang terlalu rendah atau tersangkut tali layangan.

Berdasarkan video yang beredar di grup media sosial, terlihat helikopter berwarna putih telah berada di sebelah tebing. Dalam video tersebut menunjukkan helikopter telah terbalik dengan terlihat tali yang melilit di baling-baling.

Ada juga teriakan wisatawan asing yang diduga menjadi korban. Ia meminta pertolongan untuk suaminya.

Kasi Trantib Kecamatan Kuta Selatan, Kadek Alit Juwita, saat dikonfirmasi pun membebarkan adanya peristiwa tersebut. Dalam kejadian ini ia menyebutkan helikopter terjatuh di Gang Cempaka, Jalan Batu Kandik, Desa Pecatu.

“Helikopter itu jatuh di lahan milik warga. Korbannya investor yang mau cek tanah,” ujar Alit Juwita.

Editor : Nyoman Suarna
#hubud #helikopter #Ditjen #layangan #Pecatu #tali #jatuh