Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

DUH! Sebelum Aniaya Jagabaya Kuta, King Vikacu Sudah Sering Diadukan ke Polda Bali, Tapi Tak Digubris

Y. Raharyo • Minggu, 21 Juli 2024 | 23:37 WIB
Gusti Kadek Eka Putra alias King Vikacu, pria yang menganiaya petugas jagabaya Kuta.
Gusti Kadek Eka Putra alias King Vikacu, pria yang menganiaya petugas jagabaya Kuta.

BALIEXPRESS.ID - Kasus penganiayaan yang dilakukan Gusti Kadek Eka Putra alias King Vikacu (21) terhadap I Made Umariana (32), petugas Jagabaya (Pengamanan Desa) di Skate Park Jalan Pantai Kuta, Badung, Kamis (18/7) dini hari masih ramai diperbincangkan. Akibat perbuatannya, King Vikacu diringkus oleh Polsek Kuta.

Kejadian ini bermula saat I Made Umariana melihat King Vikacu berkendara sepeda motor tanpa nomor plat dengan cara ugal-ugalan di depan SD 1 Kuta.

I Made Umariana kemudian menegur King Vikacu, namun malah tidak terima dan melarikan diri.

I Made Umariana kemudian mengejar King Vikacu, namun tidak berhasil menemukan mereka.

Tak lama kemudian, I Made Umariana melihat King Vikacu di area parkiran Skate Park.

I Made Umariana lantas mendekatinya, namun King Vikacu langsung memukul I Made Umariana pada bagian dahi, bibir, dan kepala belakang hingga terjatuh.

Polisi kemudian mencari King Vikacu dan berhasil menangkapnya di rumahnya di Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar Utara pada sore hari itu juga.

King Vikacu kini ditahan di Polsek Kuta untuk diperiksa secara intensif guna proses hukum lebih lanjut.

Ternyata, di balik kasus penganiayaan ini, ada sisi lain dari King Vikacu.

Dia kerap mengunggah video ketika standing di jalan umum. Dia kerap mendahului sejumlah kendaraan lain dalam posisi standing.

Aksinya ini banyak menuai hujatan dari netizen. Bahkan sejumlah netizen kerap mengadukan ke akun instagram Polda Bali @poldabali.

Apalagi King Vikacu dan teman-temannya di komunitas atau geng motor kerap standing di jalanan seperti Jalan I Gusti Ngurah Rai, hingga arah Nusa Dua atau sebaliknya.

Terlihat pula dia standing di underpass Bandara Ngurah Rai hingga keluar underpass ke arah Nusa Dua.

Dia juga kerap standing di jalan Denpasar-Singaraja, ketika mereka berombongan melakukan konvoi ke Bedugul atau Singaraja.

Dalam beberapa kali dia membagikan video standing beberapa netizen kerap mencolek akun instagram @poldabali.

Namun, aduan netizen ini tampaknya tidak pernah digubris Polda Bali. Akhirnya dia ditangkap dalam kasus penganiayaan petugas jagabaya di Pantai Kuta.

Contohnya ketika akun @filosofiphotograpy mencolek akun instagram @poldabali pada 17 Mei 2024 dalam kolom komentar saat dia membagikan video standing di jalan raya. Namun, @king_vikacu membalas seperti mengejek.

"@filosofiphotograpy halo pahlawan," balas 
@king_vikacu

Begitu juga pada 18 Mei akun @karun_second mencolek akun instagram @poldabali. Lagi-lagi jawaban King Vikacu tidak peduli.

"@karun_second duh cai," tandas @king_vikacu

"@king_vikacu bes keliwat lengeh ci," tandas @karun_second

Jawabannya King Vikacu: @karun_second bes ajum ci." ***

Editor : Y. Raharyo
#polda bali #king vikacu #jagabaya #penganiayaan #gusti kadek eka putra #kuta