Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pedagang Nasi Goreng yang Diancam Bacok di Pemogan Denpasar Maafkan Ghazali, Ogah Lapor ke Polisi

I Gede Paramasutha • Selasa, 23 Juli 2024 | 04:15 WIB
Ghazali (kiri), pria yang mengancam Andi (kanan) pedagang nasi goreng di Pemogan, Denpasar.
Ghazali (kiri), pria yang mengancam Andi (kanan) pedagang nasi goreng di Pemogan, Denpasar.

BALIEXPRESS.ID - Aksi pengancaman yang dilakukan Ghazali (40) terhadap pedagang nasi goreng di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan, pada Sabtu (20/7) menggemparkan jagat maya.

Video yang beredar menunjukkan Ghazali mengacungkan pisau dan mengancam akan membacok pedagang jika rasa masakannya tidak enak.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi Senin (22/7/2024), peristiwa ini bermula ketika Ghazali datang dan memesan nasi goreng.

Saat memesan, Ghazali berulang kali bertanya tentang varian nasi goreng dan mendesak agar masakannya harus enak. Jika tidak enak, maka dia mengancam membacok pedagang nasi goreng ini.

Ancaman ini direkam warga dan videonya viral di media sosial. Warganet pun geram dengan aksi Ghazali.

Warga mendesak kepolisian bertindak cepat. Juga berharap pelaku diproses hukum.

Namun, di tengah desakan masyarakat agar Ghazali ditindak tegas, pasangan suami istri pedagang nasi goreng bernama Andi (25) dan Syaidatunnifa (24) justru menunjukkan kebesaran hati dengan memaafkan pelaku.

Pasutri ini juga memilih untuk tidak melaporkan Ghazali ke pihak polisi.

Atas kejadian ini, Polsek Denpasar Selatan bergerak cepat dan mengamankan Ghazali di rumahnya.

Kepada polisi, Ghazali mengaku mengancam pedagang nasi goreng karena emosi sesaat akibat pengaruh minuman keras. Ia juga telah meminta maaf kepada pasutri tersebut.

Meski dimaafkan, Ghazali saat ini masih diamankan di Polsek Densel untuk proses lebih lanjut oleh kepolisian.

"Ghazali sempat meminta maaf kepada korban dan korban tidak bersedia melaporkan kasusnya secara resmi kepada polisi. Sebab mereka telah memaafkan pelaku," kata AKP I Ketut Sukadi. ***

Editor : Y. Raharyo
#bali #Pedagang Nasi Goreng #denpasar #pemogan #Ghazali