Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jelajahi Keindahan Budaya; Tiga Festival Budaya Tahunan di Bali yang Wajib Dikunjungi

Rika Riyanti • Selasa, 23 Juli 2024 | 17:56 WIB
FESTIVAL: Festival budaya tahunan Pesta Kesenian Bali
FESTIVAL: Festival budaya tahunan Pesta Kesenian Bali

BALIEXPRESS.ID - Hendak berwisata ke Bali untuk menyaksikan tradisi dan budayanya? Tapi bingung mau datang di waktu kapan? 

Berikut ini adalah tiga festival budaya di Bali yang tak boleh Anda lewatkan. Selain kental akan tradisi dan budaya, ikut serta menyaksikan festival ini akan membuat Anda semakin mencintai Tanah Air Indonesia!

  1. Nyepi: Hari Keheningan yang Sakral
FESTIVAL: Festival budaya tahunan Pesta Kesenian Bali
FESTIVAL: Festival budaya tahunan Pesta Kesenian Bali

Bali, pulau seribu pura, tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya tetapi juga dengan tradisi budayanya yang kental. Salah satu yang paling unik adalah Hari Raya Nyepi, yang jatuh pada bulan Maret atau April sesuai kalender Saka Bali.

Nyepi, atau Hari Keheningan, adalah momen di mana seluruh aktivitas di Bali dihentikan. Jalanan yang biasanya ramai mendadak sepi, bandara ditutup, dan semua orang, baik lokal maupun wisatawan, diminta untuk tetap berada di dalam rumah atau penginapan mereka.

Menjelang Nyepi, suasana meriah terlihat pada malam Tawur Kesanga. Pawai Ogoh-Ogoh, patung-patung raksasa yang melambangkan roh jahat, diarak keliling desa sebelum akhirnya dibakar untuk mengusir energi negatif. Bagi wisatawan, ini adalah kesempatan langka untuk merasakan kedamaian sejati di Bali sambil menyaksikan tradisi yang penuh makna.

  1. Galungan dan Kuningan: Perayaan Kemenangan Dharma

Setiap 210 hari sekali, Bali bersiap untuk merayakan Galungan dan Kuningan, dua perayaan besar yang menandai kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (kejahatan). Galungan dirayakan selama 10 hari dengan puncaknya pada hari Kuningan. Selama periode ini, desa-desa di Bali dihiasi dengan penjor, tiang bambu yang dihiasi dengan janur dan berbagai persembahan lainnya.

Suasana meriah dan sakral terasa di setiap sudut pulau. Upacara keagamaan dilakukan di pura-pura dan rumah-rumah penduduk, diiringi dengan musik tradisional gamelan dan tari-tarian khas Bali. Wisatawan yang berkunjung pada saat ini akan disuguhi pemandangan budaya yang autentik dan kesempatan untuk lebih mendalami spiritualitas Bali.

  1. Bali Arts Festival: Pesta Kesenian Bali yang Penuh Warna
Pengarakan ogoh-ogoh jelang perayaan Hari Raya Nyepi
Pengarakan ogoh-ogoh jelang perayaan Hari Raya Nyepi

Bulan Juni hingga Juli adalah waktu yang dinanti-nantikan oleh para pecinta seni. Bali Arts Festival, atau Pesta Kesenian Bali, berlangsung selama satu bulan penuh di Denpasar. Festival ini menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional Bali, mulai dari tari, musik, drama, hingga pameran seni rupa.

Setiap tahunnya, Bali Arts Festival berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung, baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga: Kian Pedas, Harga Cabai Rawit Sentuh Rp80.000 per Kilogram

Festival ini tidak hanya menjadi ajang bagi para seniman lokal untuk memamerkan karya mereka, tetapi juga untuk melestarikan budaya Bali yang kaya dan beragam. Wisatawan dapat menikmati rangkaian pertunjukan spektakuler sambil merasakan atmosfer yang penuh warna dan kreativitas.

Ketiga festival ini merupakan kesempatan emas bagi wisatawan untuk merasakan dan memahami lebih dalam kekayaan budaya Bali. Jangan lewatkan momen-momen istimewa ini saat Anda merencanakan kunjungan ke Pulau Dewata.(ika)

 

Editor : Wiwin Meliana
#pesta kesenian bali #nyepi #festival budaya #galungan