BALIEXPRESS.ID - Nama Desa Canggu, di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung saat ini sudah tidak asing lagi.
Ada sejarah dari penggunaan nama Canggu di desa dengan pantai yang indah ini.
Desa ini dulunya banyak hamparan sawah sebelum menjadi pusat keramaian wisatawan asing.
Sejarah dari Desa Canggu ini tertulis dalam website resmi dari desa tersebut.
Dalam website itu juga menceritakan gambaran Desa Canggu dengan pemimpin dari waktu ke waktu.
Hal yang menarik tentunya adalah asal usul dari nama Canggu tersebut.
Namun jika mencari arti nama Canggu dalam website menyebutkan tidak ada sumber pasti. Baik dari lontar maupun prasasti belum ditemukan menuliskan nama desa tersebut.
Hanya saja jika dikaitkan dengan sejarah Majapahit, ada sebuah pelabuhan di muara kalibranras yang diberi nama Bengawan Canggu.
Kemudian jika dikaitkan atau menghungkan dengan Babad Dalem Samprangan Raja-raja Bali saat itu di undang ke Majapahit yang pada waktu itu diperintah oleh Hayamwuruk dengan patihnya Gajah Mada.
Baca Juga: Gambarkan Suasana Surga, Ini Lirik Gala Bunga Matahari dari Sal Priadi
Kemudian Raja Bali mengutus patihnya bernama Kyai Petandakan.
Sang patih yang kemudian kembali ke Bali diberi sebilah keris sebagai jimat untuk mempertahankan Bali, tat kala Kyai Petandakan naik perahu di Bengawan Canggu (Pelabuhan Kerajaan Majapahit).
Kemudian Kyai Petandakan berlayar namun keris yang dibawanya terjatuh. Hanya menyisakan sarung saja atau ungkaranya.
Setelah mengucapkan puja mantera, keris tersebut kembali ke dalam sarung sengan sendirinya. Sehingga keris tersebut diberi nama Begawan Canggu.
Baca Juga: Kerap Digunakan Backsound Konten Duka, Lagu Gala Bunga Matahari Viral di Tiktok
Setelah sampai di Bali, ia beristirahat di suatu wilayah dengan membawa keris tadi. Kemudian Desa atau daerah tersebut diberi nama Canggu.
Secara keyakinan agama Hindu oleh karena nama Canggu ini diberi oleh seorang patih yang memiliki kesucian bathin, maka nama itu memiliki kekuatan tersendiri sebagai suatu wilayah. (esa)
Editor : Wiwin Meliana