BALIEXPRESS.ID - Kebakaran melanda Warung Kak Ebag, Jalan Griya Anyar Nomor 88, Desa Pemogan, Denpasar, Bali, pada Kamis (26/7), dini hari.
Tiga unit sepeda motor turut menjadi korban keganasan si jago merah.
Insiden itu terjadi ketika pemilik Warung Kak Ebag bernama I Made Sumertha, 43, tengah tertidur.
Namun suara ledakan yang mengawali kebakaran tersebut membangunkannya, sehingga dapat terhindar dari maut.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, kejadian ini diketahui oleh pemilik Made Sumertha sekitar pukul 00.30 WITA.
Ketika pria itu terbangun dari tidurnya karena ada suara seperti ledakan, ia pun langsung keluar kamar.
Ternyata di warung sekaligus rumah tinggal tersebut, api sudah berkobar sangat besar.
"Korban melihat api sudah membakar tiga unit sepeda motor miliknya," ujar Perwira balok tiga di pundak tersebut.
Sumertha sontak berteriak minta tolong sambil berlari keluar dan membuka pagar.
Teriakannya didengar oleh warga sekitar, salah satunya saksi I Kadek Suryadhi, 43, yang kala itu sedang berkumpul bersama teman-temannya di dekat TKP.
Sehingga, Suryadhi bersama teman serta warga lainnya langsung mendatangi Warung Kak Ebag dan mendapati api sudah besar.
"Saksi melihat satu unit mobil yang masih terparkir di TKP dan saksi membatu mengeluarkan mobil tersebut," tambahnya.
Warga sekitar lantas membantu memadamkan amukan si jago merah menggunakan alat seadanya.
Sementara itu, saksi bernama I Wayan Suwirta, 58, juga membantu mengeluarkan satu motor yang belum terbakar seperti tiga unit motor lainnya.
Selanjutnya, mereka pun memanggilkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar.
Tak berselang lama satu unit mobil pemadam tiba. Kebakaran itu akhirnya bisa dijinakkan sekitar pukul 01.30 WITA.
Tidak ada korban jiwa akibat musibah ini. Hanya saja korban Sumertha mengalami luka bakar di bagian telapak kaki sebelah kiri.
"Korban juga menerangkan yang tinggal di rumah/TKP hanya satu KK terdiri dari korban, istri, dua orang anak perempuan dan satu anak laki-laki. Menurut dia tidak ada permasalahan terhadap siapapun," tandasnya.
Adapula yang terbakar yaitu rumah sekaligus warung, satu motor Yamaha Nmax putih DK 2863 ADE, satu Yamaha Fillano warna putih DK 4945 AEH, satu Vario warna hitam merah DK 5528 ABQ, serta unit mobil Ford Escape DK 1727 AAT.
Dugaan awal penyebab kebakaran karena korsleting pada sepeda motor Yamaha Nmax. Diperkirakan, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 150 juta. ***
Editor : Y. Raharyo