BALIEXPRESS.ID - Keris Pusaka yang sempat disita oleh pemerintah Belanda saat jaman penjajahan dipamerkan di Museum Semarajaya, Klungkung.
Pameran yang telah dibuka Jumat (26/7/2024) itu digelar serangkaian dengan Hari Tumpek Landep yang jatuh pada Saniscara Kliwon Landep, Sabtu (27/8/2024).
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan I Ketut Suadnyana kegiatan ini diselenggarakan secara gotong royong antara Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung bersama Komunitas Seni Semara Dwija yang beranggotakan 35 orang.
"Total sebanyak 125 keris dan pusaka tombak dipamerkan kali ini," tegasnya.
Ditambahkannya jika perayaan Tumpek Landep adalah selain untuk mensucikan warisan benda benda pusaka juga sebagai momen untuk mempertajam pikiran sehingga fokus akan apa yang menjadi tujuan.
"Jadi melalui pameran ini selain untuk menambah pengetahuaan kita tentang keris dan benda-benda pusaka terutama para generasi muda," imbuhnya.
Pameran Keris akan berlangsung hingga 27 Juli 2024. (*)