Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

KPU Tabanan Targetkan Partisipasi Pemilih 85 Persen pada Pilkada 2024 dengan Sosialisasi Terstruktur

IGA Kusuma Yoni • Senin, 29 Juli 2024 | 16:21 WIB

Komisioner KPU Tabanan setelah pemaparan tentang pencapaian target pemilih dalam Pilkada 2024.
Komisioner KPU Tabanan setelah pemaparan tentang pencapaian target pemilih dalam Pilkada 2024.

BALIEXPRESS.ID– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan menargetkan partisipasi masyarakat Tabanan dalam Pilkada 2024 mencapai 85 persen.

Untuk mencapai target tersebut, KPU Tabanan telah menyiapkan berbagai upaya agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada 27 November mendatang.

Baca Juga: Duo Angus & Julia Stone, Musisi Asal Australia Ramaikan Suara Festival di Nuanu City Tabanan

Salah satu caranya disebutkan Komisioner KPU Tabanan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Ni Putu Suaryani adalah dengan menyiapkan pola sosialisasi yang terstruktur dan melibatkan seluruh elemen media termasuk juga membentuk relawan duta demokrasi.

"Nantinya relawan duta demokrasi akan ditugaskan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan dibentuk berdasarkan empat segmen yang ada di masyarakat," jelasnya akhir pekan lalu.

Adapun empat segmen yang dimaksud, pertama, segmen perempuan yakni dari ibu-ibu PKK di 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan. Kedua, relawan muda dari karang taruna desa.

Baca Juga: House of Om Ajak Siswa Belajar dan Berbagi di Yayasan Cahaya Mutiara

Ketiga, pemilih pemula dari anak-anak SMA/K dan kampus yang ada ada di wilayah Tabanan.

Terakhir dari segmen disabilitas berjumlah lima orang.

Relawan Duta Demokrasi ini, dikatakannya juga akan menyasar sekolah-sekolah tujuannya untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula. "Karena semakin banyak yang dilibatkan maka sosialisasi semakin maksimal. Maka kami libatkan semua segmen masyarakat untuk mencapai target partisipasi pemilih 80 persen,” lanjutnya.

Baca Juga: Meretas Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali: Shortcut Seimbangkan Ekonomi Bali Selatan, Tengah dan Utara

Sementara itu, terkait dengan temuan Bawaslu terkait TPS yang berlokasi di teritorial unik, yang berpotensi menurunkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hal pilihnya, Komisioner KPU Tabanan Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu, Ni Komang Yuni Lestari, menyebutkan KPU Tabanan akan menunggu petunjuk teknis terkait pemilih yang berada di lokasi jauh dari TPS.

“Kami sesuai aturan kebetulan belum turun, karena jika mengacu pada pelaksanaan Pemilu 2024 lalu, pemilih yang jauh dari TPS akan difasilitasi dengan melakukan penjemputan. Itupun hanya bisa dilakukan kepada pemilih yang berstatus disabilitas, lansia, dan sakit," jelasnya. (gek)

 

Editor : Wiwin Meliana
#Pilkada Serentak 2024 #KPU Tabanan #partisipasi masyarakat