BALIEXPRESS.ID – Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, Nasdem dan beberapa partai non parlemen, yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, telah melakukan survei perseorangan terhadap lima tokoh, yaitu Ketua DPC Gerindra Gianyar I Wayan Tagel Arjana, Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana, pengusaha dan kader Golkar I Nyoman Diana, Penglingsir Puri Blahbatuh AA Alit Kakarsana, Mantan Sekda Gianyar I Made Wisnu Wijaya.
Setelah survei pertama tersebut, akan dilanjutkan dengan survei kedua. Hanya saja dalam survei kedua tokoh tersebut akan dipasangkan.
Baca Juga: Disdukcapil Buka Layanan Malam, Badung Raih Ranking Pertama Perekaman KTP Elektronik
Dalam survei kedua, akan ada nama baru yang diikutkan, yaitu Tjokorda Gede Bayu Putra Sukawati alias Coktra yang merupakan putra kedua Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati.
Juru bicara KIM Plus, Wayan Tagel Arjana, Kamis (1/8) menyebutkan sampai hari ini belum mendapatkan hasil survei individu dari tim survei.
“Kami semua bakal calon masih menunggu hasil survei, dan selanjutnya akan dilanjutkan survei tahap 2 yaitu survei berpasangan. Dari hasil survei berpasangan itu, survei tertinggi akan dibawa di induk partai masing-masing untuk dimohonkan rekomendasi,” kata Tagel Arjana.
Baca Juga: Wabup Ketut Suiasa Paparkan Kinerja Penyelenggaraan PTSP dan PPB Kabupaten Badung
Terkait muculnya kabar Coktra yang merupakan putra dari Cok Ace akan ikut pada survei kedua, Tagel membenarkan kabar tersebut.
“Benar, Coktra akan ikut paca survei kedua, yaitu survei berpasangan,” ujarnya.
Tagel Arjana menyebut, tim KIM Plus sendiri sudah beberapa kali melakukan komunikasi dengan Coktra maupun dengan orang kepercayaannya.
“Dari komunikasi itu Coktra dinyatakan siap maju melalui kendaraan KIM,” ungkapnya.
Hanya saja Coktra tidak maju lewat partai politik, tetapi sebagai tokoh masyarakat dari kalangan muda.
“Coktra tidak mewakili partai politik, tetap selaku tokoh masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Dahulu Menjadi Tempat Mpu Kuturan Memantau Besakih, Begini Sejarah Pura Peninjoan
Tagel Arjana mengungkapkan, bahwa politik itu bersifat dinamis dan semua peluang terbaik diusahakan.
“Pada intinya semua peluang terbaik dicoba. Sesuai kesepakatan di KIM, siapapun yang maju akan didukung penuh. Tujuan kita mencari menang,” ungkapnya.
Sementara Coktra saat dikonfirmasi melalui chat WA, tidak ada tanggapan.(nan)
Editor : Wiwin Meliana