Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pedagang Bermobil Jejali Jalan Anyelir Klungkung, Ternyata Gegara Ini

I Dewa Gede Rastana • Jumat, 2 Agustus 2024 | 15:44 WIB

PROTES : Sejumlah pedagang bermobil berderet di Jalan Anyelir sehingga membuat lalu lintas terganggu.
PROTES : Sejumlah pedagang bermobil berderet di Jalan Anyelir sehingga membuat lalu lintas terganggu.

BALIEXPRESS.ID - Puluhan pedagang bermobil memenuhi jalan dan area parkir di Jalan Anyelir, tepatnya di selatan Terminal Galiran, Semarapura Klod, Kabupaten Klungkung pada Kamis (1/8/2024).

Aksi ini dilakukan sebagai protes atas ketidaktegasan petugas dalam menertibkan pedagang bermobil yang berjualan di luar area Pasar Galiran.

Kehadiran para pedagang tersebut menyebabkan gangguan lalu lintas di sekitar Jalan Anyelir, terutama menuju pintu masuk Terminal Galiran dan pintu masuk sisi utara Pasar Galiran.

Komang Wiarta, salah satu pedagang bermobil, mengaku biasanya tertib berjualan di dalam pasar sesuai arahan petugas. Namun, ia melihat banyak pedagang bermobil lain yang berjualan di luar pasar, tepatnya di selatan Terminal Galiran, sehingga ia merasa tidak adil.

"Di dalam pasar sepi, karena di luar banyak yang jualan juga jadi saya ikut. Kalau semua ke dalam pasar, saya ikut juga," ujar Wiarta.

Wiarta, yang sehari-hari berjualan sayur mayur, menambahkan bahwa pedagang bermobil yang berjualan di luar area pasar bahkan tidak dikenakan pungutan. Sementara dirinya yang tertib berjualan di dalam pasar dikenakan retribusi Rp30.000.

Ia meminta pemerintah untuk lebih tegas menertibkan pedagang bermobil yang berjualan di selatan Pasar Galiran. Menurutnya, di lokasi tersebut, pedagang bermobil hanya diperbolehkan parkir, tidak boleh berjualan atau melakukan aktivitas bongkar muat.

"Di pinggir jalan ini gratis dan pembeli lumayan, cuma bayar parkir saja," sindirnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Klungkung, I Komang Sugianta, menjelaskan bahwa pedagang bermobil yang memenuhi jalan di selatan Terminal Galiran adalah pedagang lama yang biasanya berjualan di dalam Pasar Galiran.

"Karena dilihat ramai di luar pasar (selatan Terminal Galiran), mereka semua keluar. Sekarang kami berkoordinasi dengan Dishub dan Satpol PP. Sebenarnya semua pedagang ini bisa tertampung berjualan di dalam pasar," ungkapnya.

Baca Juga: Lelaki Misterius Tinggalkan Kotak di Pura Tirta Segara Rupek: Tim Jibom Polda Bali Turun Tangan, Ternyata…

Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, Gusti Gede Gunarta, turun langsung ke Jalan Anyelir untuk menghimbau pedagang agar tidak berjualan di sepanjang jalan di sisi selatan Pasar Galiran. Ia menerima aspirasi para pedagang dan menegaskan bahwa lokasi tersebut hanya tempat parkir. Setiap pedagang dilarang berjualan atau melakukan aktivitas bongkar muat di lokasi tersebut.

"Tidak ada istilah diberikan izin berjualan di luar pasar. Jangan ikuti yang salah. Kami telah mewanti-wanti, ini adalah tempat parkir, bukan tempat berjualan," pungkasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#pedagang #bali #Bermobil #parkir #terminal #protes #klungkung #jalan