BALIEXPRESS.ID - Di sebuah rumah yang sekaligus berfungsi sebagai ruang kerja di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, terdapat mesin jahit putih, lemari besar, sofa tua, dan berbagai ornamen di samping pintu.
Meskipun rumah ini berfungsi sebagai tempat produksi, suasananya sangat rapi dan teratur, jauh dari kesan berantakan yang sering diasosiasikan dengan ruang kerja kreatif.
Baca Juga: Jefferson Assis Sindir Miskin Taktik, Pelatih Bali United Stefano Cugurra Pamer Tiga Trofi Liga 1
Luh Putu Dina Febriana Dewi, pendiri Din’z Handmade, memulai percakapan dengan semangat.
Ia becerita bahwa telah belajar menjahit pada tahun 2018. Ibu dua anak ini mengaku bahwa sebelum itu, ia sama sekali tidak memiliki pengalaman menjahit.
Kisah Dina bermula ketika suaminya membelikan sebuah mesin jahit. Awalnya, ia hanya mampu mengoperasikan mesin tersebut setelah mengikuti tutorial di YouTube.
Baca Juga: Buleleng Bali Koi Festival 2024; Ajang Prestisius Sambut HUT ke-79 Republik Indonesia
Namun, keinginannya untuk mempelajari keterampilan baru ini mengarah pada penciptaan produk-produk yang memikat pasar.
Tahun berikutnya, Dina memutuskan untuk mendirikan Din’z Handmade, sebuah usaha kerajinan tangan yang mengkhususkan diri pada pembuatan tas, topi, dan aksesoris dengan bahan kain pewarna alami yang ramah lingkungan.
Perubahan dari kain perca endek ke kain pewarna alami yang lebih eksklusif menjadi salah satu inovasi yang membedakan produknya dari pesaing.
Baca Juga: Ketua HIPMI Gianyar Dukung Pembangunan Kasino di Bali; Sebut Jadi Daya Tarik Wisata Ekslusif Baru
Din’z Handmade kini dikenal sebagai brand yang memperhatikan aspek ramah lingkungan.
“Saya beralih ke kain pewarna alami setelah melihat potensi dan minat pasar yang besar,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.
Berkat kolaborasi dengan Made Andika Putra dari Pagi Motley, hampir semua produk Din’z Handmade kini menggunakan kain dengan pewarna alami.
Sejak peluncurannya, Din’z Handmade meraih sejumlah pencapaian signifikan. Dina menjadi semifinalis dalam ajang Femina Woman Entrepreneur 2021 dan Program Widuri Bali-Nusra Kemenparekraft di tahun yang sama.
Baca Juga: Bukan Kemauan Sendiri, Ternyata Ini Dorongan Sugawa Korry Maju Pilkada Buleleng 2024
Pada 2023, ia mendapatkan dua penghargaan yakni UMKM Bank Indonesia terbaik di bidang kriya dan UMKM Unggulan Buleleng dalam Gema UMKM Buleleng.
Editor : Wiwin Meliana