BALIEXPRESS.ID - Desas-desus calon Ketua DPRD Badung yang kembali akan diisi oleh Putu Parwata mulai diungkapkan ke publik.
Selain karena PDIP yang memiliki kursi terbesar di DPRD Badung, Parwata dipilih lantaran memiliki pengalaman. Jika akhirnya ditetapkan Politisi asal Dalung, Kuta Utara ini akan memimpin Dewan Badung selama tiga periode alias hatrick.
Keseriusan mencalonkan Parwata menjadi Ketua DPRD Badung diungkapkan oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Badung, I Nyoman Giri Prasta. Saat ditemui usai menghadiri pelantikan anggota DPRD Badung periode 2024-2029, Senin (5/8), ia mengaku, usulan nama Ketua DPRD Badung adalah Putu Parwata. Hal ini disesuaikan dengan pengalaman yang dimiliki.
“Kami melihat SDM orang, pengalaman, kemudian (Putu Parwata) cukup dituakan di DPRD ini,” tegas Giri Prasta.
Disingungg terkait pertama kalinya ada ketua DPRD selama tiga periode, pihaknya menerangkan, nanti ada perubahan lagi. Sehingga akan ada regenerasi dari anggota DPRD Badung.
“Pasti nanti kami akan ada pergeseran lagi. Bertalian dengan ketua ini kami akan melihat figur, tokoh-tokoh anggota DPRD yang mumpuni sebagai ketua,” jelasnya.
Namun untuk penetapan Ketua DPRD Badung, Giri Prasta menilai masih menunggu keputusan DPP PDIP. Hanya saja ia mengakui sudah meminta pertimbangan kepada DPP. “Astungkara ini sudah diizinkan dan sudah di amin-kan oleh pimpinan kami yang ada di DPP Partai,” ungkapnya.
Meski demikian ada dua nama calon yang telah diusulkan oleh DPC PDIP Kabupaten Badung. Calon tandingannya adalah I Gusti Anom Gumanti yang sebelumnya merupakan Ketua Fraksi PDIP DPRD Badung. Giri Prasta pun tidak membantah hal tersebut.
“Memang di PDIP harus mengajukan dua nama calon. Siapapun nanti yang sudah diputuskan oleh DPP Partai kami hormati bersama,” pungkasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana