BALIEXPRESS.ID-Aktor Kevin Torsten Klaus membagikan pengalaman hampir menjadi korban begal di Bali.
Tak hanya membeberkan kronologis kejadian, Kevin Torsten juga menyebut bahwa pelaku yang mencoba membegalnya bukanlah orang Bali.
Baca Juga: Hati-hati Keluar Malam Hari! Aktor Kevin Torsten Nyaris Jadi Korban Begal di Bali
“Kita di Bali, kita tidak pernah melakukan hal-hal seperti itu ya gais,” ungkap Kevin Torsten dikutip melalui akun Instagramnya @KevinTorstenKlaus pada Rabu (07/08/2024).
Lebih lanjut, Kevin Torsten menduga jika pelaku yang mencoba membegalnya ada oknum pendatang atau perantau.
Hal ini lantaran logat yang digunakan bukanlah logat orang Bali.
Baca Juga: Sering Bekerja di Depan Layar Komputer? Berikut Tips Menjaga Kesehatan Mata
“Lucu lagi, gue tau logatnya dia, gua tahu logatnya mereka itu dari Kota mana,” jelasnya.
Meski mengaku tahu, namun Kevin Torsten tak mau menyebutkan secara pasti kota mana yang ia maksud.
Hanya saja ia berpesan kepada para pelaku yang diduga seorang perantau di Bali untuk mencari pekerjaan bukan malah menjadi tukang jambret.
“Carilah kerjaan bukan malah jadi tukang jambret. Bonceng tiga terus mau ngebegal, kalian salah orang mau ngebegal gue,” ungkapnya.
Pihaknya pun mengingtakan agar orang-orang yang merantau ke Bali tidak bikin onar.
“Jangan main-main sama kita orang asli Bali! Bali kita jaga dari orang-orang seperti kalian,” pungkasnya.
Baca Juga: Bali United Kunci 7 Pemain Asing Liga 1 Indonesia Musim 2024/2025, Harus Ada Jadi Cadangan
Sebelumnya, Kevin Torsten mengaku hampir menjadi korban begal saat hendak pergi ke sebuah minimarket.
“Balik dari Circle K tiba-tiba ada yang mau jambret sampai tas gue talinya ini sobek. Mereka gonceng tiga,” jelasnya dikutip pada Rabu (07/08/2024).
Salah satu dari pelaku disebutkan menarik tas miliknya.
Saat kejadian, aktor itu pun reflek menendang tangan pelaku yang mencoba menjambret tasnya.
Baca Juga: Tertimpa Pohon Ental; Rumah Bantuan Alami Kerusakan, Begini Kondisinya
Beruntung tas miliknya masih bisa diselamatkan.
Saat kejadian, beruntung ada orang yang melihat kemudian berteriak maling.
“Habis itu ada orang disekitar situ yang neriakin maling-maling mereka lari kabur,” jelasnya.
Editor : Wiwin Meliana