Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral Keluhkan Biaya Seragam dan Buku di SMP Kutsel, Akun Ini Balik Dikritik Warganet

Wiwin Meliana • Rabu, 7 Agustus 2024 | 18:36 WIB

Akun Facebook @Bli Toet menjadi sorotan usai mengunggah rincian pembiayaan pengadaan seragam dan buku di SMP N 1 Kuta Selatan
Akun Facebook @Bli Toet menjadi sorotan usai mengunggah rincian pembiayaan pengadaan seragam dan buku di SMP N 1 Kuta Selatan

BALIEXPRESS.ID-Unggahan sebuah akun facebook menjadi perhatian dan sorotan warganet di media sosial.

Akun bernama @Bli Toet itu mengunggah surat pemberitahuan kepada orang tua siswa terkait pengadaan seragam sekolah dan buku pengayaan di SMP Negeri 1 Kuta Selatan.

Baca Juga: Berlangsung Lancar; PLN Kawal Kelistrikan Selama Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI Bersama Menteri BUMN di Denpasar

Dalam surat pemberitahuan yang diunggah, pihak sekolah pun memberikan rincian biaya yang harus dibayarkan oleh orang tua siswa untuk pengadaan seragam dan juga buku pengayaan tersebut.

Tertera dalam surat, biaya yang dikeluarkan untuk membayar seragam sebesar Rp 440.000 dan Rp 142.500 untuk pengadaan buku pengayaan.

Dalam surat tersebut juga dipaparkan cara pembayaran kedua pengadaan tersebut.

Baca Juga: Jambret Kalung WNA di Kuta; Pemuda Asal Tianyar Dihadiahi Timah Panas

Selain itu, pihak sekolah pun menyebutkan bahwa pengadaan seragam tersebut bertujuan untuk kenyamanan dan keseragaman siswa dalam proses belajar mengajar.

“Serta buku pengayaan sebagai penunjang proses pembelajaran siswa,” bunyi surat pemberitahuan tersebut dikutip pada Rabu (07/08/2024).

Terkait dengan hal tersebut, akun @Bli Toet yang mengaku menjadi salah satu orang tua siswa yang bersekolah di SMP Negeri 1 Kuta Selatan pun mengeluhkan pembayaran tersebut.

Pihaknya mengaku pembiayaan tersebut dirasa memberatkan orang tua siswa yang ekonominya tidak mampu.

Baca Juga: Stefano Cugurra Ubah Kebiasaan, Inilah Pemain Muda Lokal Bali di Skuad Bali United Musim 2024/2025 

“Katanya SMP dan SMA di Badung gratis. Dan selalu begini di tengah ekonomi masyarakat terjepit, katanya untuk menseragamkan dan kenyamanan siswa dalam belajar, dipaksa tidak tapi anak-anak orang tuanya tidak mampu pastinya akan minder,”tulis akun facebook @Bli Toet.

Keluhan atas biaya Pendidikan itu pun mendapat beragam tanggapan dari warganet di media sosial.

Alih-alih mendapat dukungan dari warganet, akun tersebut justru mendapat beragam kritikan dan sindiran.

Warganet menilai bahwa biaya yang harus dibayarkan untuk pengadaan seragam dan buku itu masih dianggap wajar dan normal.

“Bayar buku segitu ribut, beli kuota internet lancar,” tulis akun @Dian Mahardianti.

Baca Juga: Nyaris Dibegal di Bali, Aktor Kevin Torsten Duga Pelakunya Bukan Orang Lokal

“Masak konye minta gratis. Sudah spp gratis buku nagih gratis masih? Seengga mampunya orang tua kalo untuk Pendidikan pasti diusahakan. Harga buku segitu masih wajar, daripada disuruh patungan iuran AC 1,5 juta,” tulis akun @Agung Prabawa.

“Ya ampun nika kan buku pak, masak di gratisin lagi sih, mestinya bersyukur dapat keringanan SPP dan seragam, sebagai orang tua kita gak bisa lepas begitu saja dengan namanya Pendidikan anak-anak,” tulsi akun @Rufina Wiryantini.

Unggahan tersebut pun telah mendapat 381 komentar dan 5 kali dibagikan.

Editor : Wiwin Meliana
#Kuta Selatan #Keluhkan #surat pemberitahuan #viral #biaya seragam sekolah