BALIEXPRESS.ID-Usai unggahannya terkait rincian biaya pengadaan seragam dan buku di SMP Negeri 1 Kuta Selatan viral akun @Bli Toet pun buka suara.
Dalam sebuah video, pria yang bernama Ketut Sudarwata itu mengaku bahwa memang benar dirinya memiliki anak yang sedang bersekolah di SMP Negeri 1 Kuta Selatan.
Baca Juga: Viral Keluhkan Biaya Seragam dan Buku di SMP Kutsel, Akun Ini Balik Dikritik Warganet
“Om swastyastu saya I Ketut Sudarwata pemilik akun @Bli Toet, bahwa benar saya memiliki anak yang sedang bersekolah di SMP 1 Kuta Selatan kelas VIII 8,” jelasnya melalui akun @Dorina Sudarwata dikutip pada Rabu (07/08/2024).
Lebih lanjut, pria tersebut mengaku bahwa saat ini akun miliknya @Bli Toet sedang di hack.
Sehingga unggahan terkait keluhan biaya sekolah di SMP N 1 Kuta Selatan itu bukan diposting olehnya.
“Bahwa berita di Info Badung yang mengatasnamakan akun saya di mana saat ini akun saya sedang di hack. Jadi informasi tersebut murni bukan saya yang membuat,” jelasnya.
Pihaknya juga meminta kepada warganet agar melaporkan akun tersebut segera di blokir.
“Saat ini saya juga berusaha untuk mengembalikan akun saya. Mohon maaf atas ketidaknyamanan atas postingan tersebut,” imbuhnya.
Pihaknya juga mengaku bahwa surat pemberitahuan pengadaan seragam sekolah sudah ia terima dan setujui.
Bahkan pihaknya mengaku sudah membayarkan biaya-biaya tersebut.
Sebelumnya, Akun bernama @Bli Toet itu mengunggah surat pemberitahuan kepada orang tua siswa terkait pengadaan seragam sekolah dan buku pengayaan di SMP Negeri 1 Kuta Selatan.
Dalam surat pemberitahuan yang diunggah, pihak sekolah pun memberikan rincian biaya yang harus dibayarkan oleh orang tua siswa untuk pengadaan seragam dan juga buku pengayaan tersebut.
Baca Juga: Jambret Kalung WNA di Kuta; Pemuda Asal Tianyar Dihadiahi Timah Panas
Tertera dalam surat, biaya yang dikeluarkan untuk membayar seragam sebesar Rp 440.000 dan Rp 142.500 untuk pengadaan buku pengayaan.
“Katanya SMP dan SMA di Badung gratis. Dan selalu begini di tengah ekonomi masyarakat terjepit, katanya untuk menseragamkan dan kenyamanan siswa dalam belajar, dipaksa tidak tapi anak-anak orang tuanya tidak mampu pastinya akan minder,”tulis akun facebook @Bli Toet.
Unggahan itu pun menjadi viral dan mendapat beragam komentar dari warganet di media sosial.
Editor : Wiwin Meliana