BALIEXPRESS.ID - Prasasti Belanjong merupakan salah satu artefak sejarah paling berharga di Bali.
Ditemukan di daerah Sanur, prasasti ini memberikan jendela waktu bagi kita untuk mengintip kehidupan dan peradaban masyarakat Bali pada masa lalu.
Baca Juga: Amor Ing Acintya! Tabrak Pembatas Jalan, Pria asal Manggis Tewas dekat Underpass Ngurah Rai Kuta
Prasasti ini pertama kali ditemukan pada tahun 1930 oleh seorang arkeolog Belanda bernama Willem Frederik Stutterheim.
Meskipun sudah cukup aus, prasasti ini tetap menyimpan banyak informasi berharga.
Prasasti Belanjong dibuat pada tahun 835 Saka atau 913 Masehi atas perintah Raja Sri Kesari Warmadewa.
Raja ini membuat prasasti ini sebagai tanda kemenangan atas musuh-musuhnya di daerah Gurun (Nusa Penida) dan Swal (Pantai Ketewel).
Prasasti Belanjong ditulis dalam dua jenis huruf, yaitu huruf Pra-Nagari dengan bahasa Bali Kuno dan huruf Kawi dengan bahasa Sanskerta.
Selain mencatat kemenangan perang, prasasti ini juga memuat kutukan bagi siapa saja yang berani merusak atau mengubah isi prasasti tersebut.
Salah satu hal yang menarik dari prasasti ini adalah munculnya kata "Walidwipa" yang kemudian menjadi asal-usul nama Pulau Bali.
Baca Juga: Keluhkan Biaya Pengadaan Seragam di SMP Kutsel; Pemilik Akun Buka Suara, Ngaku Kena Hack
Apa saja keunikan Prasasti Belanjong?
- Tulisan Berganda:Penggunaan dua jenis huruf dan bahasa menunjukkan pengaruh kuat dari budaya India pada masa itu.
- Kemenangan Perang:Prasasti ini merupakan bukti sejarah tentang konflik yang terjadi di Bali pada abad ke-9.
- Kutukan:Adanya kutukan dalam prasasti ini menunjukkan betapa pentingnya prasasti bagi masyarakat saat itu.
Prasasti Belanjong saat ini berada di sebuah pura kecil di dekat lokasi penemuannya, yakni Pura Blanjong, Banjar Blanjong, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Bali.
Baca Juga: Viral Keluhkan Biaya Seragam dan Buku di SMP Kutsel, Akun Ini Balik Dikritik Warganet
Meskipun sudah berusia ratusan tahun, prasasti ini masih menjadi objek penelitian dan kunjungan wisatawan yang tertarik pada sejarah Bali.
Prasasti Belanjong bukan hanya sekadar batu bertulis, melainkan sebuah artefak yang menyimpan banyak kisah tentang sejarah Bali.
Prasasti ini memberikan kita gambaran tentang kehidupan politik, sosial, dan budaya masyarakat Bali pada masa lalu.(ika)