BALIEXPRESS.ID - Kabar duka menyelimuti Universitas Udayana (Unud) setelah meninggalnya mantan Rektor Prof. I Nyoman Gede Antara, Kamis (8/8/2024). Dirut RSD Mangusada membeberkan kronologi meninggalnya Prof Antara.
Jenazah Prof. Antara kini masih dititipkan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada.
Sebelum meninggal almarhum sempat mengalami pingsan dan memengalami penurunan hemoglobin (HB).
Namun pihak RS tidak menyebutkan secara rinci sakit yang diderita Guru Besar Unud sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Dirut RSD Mangusada, dr. Wayan Darta, saat ditemui mengatakan, membeberkan kronologi meninggalnya Prof Antara.
Dia menjelaskan, almarhum Prof Antara pertama kali dirawat pada pukul 22.00 Wita, 5 Agustus 2024.
Saat itu Prof. Antara datang ke RSD Mangusada dengan keluhan mual-mual.
“Beliau datang ke sini, ke UGD pada tanggal 5 pukul 22.00. Katanya sudah empat kali buang air besar di rumah dan kondisinya ada penurunan tensi (tekanan darah),” ujar dr. Darta.
Kemudian setelah menerima perawatan, Antara dipindahkan ke ruang Legong.
Saat itu kondisinya naik turun atau kadang membaik dan menurun.
Dokter Darta pun menyebutkan saat itu almarhum mengalami tekanan darah rendah.
“Hemoglobinnya juga rendah saat itu,” ucapnya.
Prof. Antara pun sempat pingsan pada 8 Agustus 2024 sebelum meninggal. Kondisi ini terjadi pada pagi hari setelah beliau ke kamar mandi.
“Keluar dari kamar mandi langsung lemas dan jatuh pingsan. Tim kami sudah menolong semaksimal mungkin tapi Tuhan berkehendak lain, sehingga Beliau berpulang pada pukul 07.20 wita,” jelasnya.
Disingung terkait hasil diagnosa, mantan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Badung mengaku keluarga tidak mengizinkan untuk diungkapkan.
“Mohon maaf karena permintaan keluarga, kami tidak diizinkan menyebutkan masalah diagnosis. Yang jelas pada saat awal adanya gangguan sirkulasi atau penurunan tensi dan pada saat ke ruangan ada penurunan HB, karena ada berak darah,” paparnya.
Namun dr. Darta menyebutkan, telah mencoba melakukan transfusi darah namun tidak ada peningkatan HB.
“Saat ini jenazah beliau berada di kamar jenazah,” ungkapnya. ***
Editor : Y. Raharyo