Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Puspa Negara Harapkan Festival Bahari Berkelanjutan untuk Berikan Dampak Positif pada Pariwisata

Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 04:30 WIB
FESTIVAL: Suasana Festival Bahari 2024 di Pantai Legian, Kecamatan Kuta.
FESTIVAL: Suasana Festival Bahari 2024 di Pantai Legian, Kecamatan Kuta.

 

BALIEXPRESS.ID - Festival Bahari 2024 digelar sejak 7-10 Agustus 2024 diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.

Terutama di Kelurahan Legian, Kuta yang menjadi tempat pelaksanaan festival. Namun harus tetap digelar secara berkelanjutan agar memberikan dampak positif bagi pariwisata. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara, Jumat (9/8/2024).

Menurut Puspa Negara, posisi acara Festival Bahari memang berada di Pantai Legian. Pemilihan lokasi ini dinilai cukup strategis karena wilayah Seminyak, Legian, dan Kuta sudah mulai ditinggalkan oleh wisatawan.

“Kami apresiasi Dinas Pariwisata, biasanya event-event seperti itu digelar oleh masyarakat pariwisata. Tetapi kali ini Dinas Pariwisata bisa mengambil alih Festival Bahari,” ujarnya.

Pihaknya pun mengharapkan, adanya festival ini menjadi momentum untuk kebangkitan pariwisata di wilayah tersebut. Sebab sesuai rumus pariwisata semakin banyak event akan semakin bagus. Namun karena namanya yang menyangkut bahari harus mengarah ke acara yang bersifat laut.

“Terlepas dari kurang lebihnya, festival ini yang jelas telah memberikan salah satu image, bahwa memang kawasan Legian ini adalah kawasan bahari,” ungkapnya.

Puspa Negara pun mengharapkan, festival ini dapat terus digelar secara berkelanjutan. Sebab dengan adanya festival ini akan menjadi Khasanah atau daya tarik tambahan.

“Ini karena festivalnya pertama kali di Legian dengan bertajuk the rise of Legian, kami harapkan ini bisa berjalan secara berkelanjutan. Karena kalau event hanya berhenti sekali biasanya tidak memberikan dampak luas,”ucap mantan Ketua LPM Legian tersebut.

Untuk itu pihaknya mengaku, perlu adanya rancangan yang matang, sehingga menjamin keberlanjutan festival tersrbut. Hal ini dapat diperkuat dengan nomenklatur penguatan spot-spot bahari di APBD. “Kalau di APBD tidak termuat, bagaimana kita bicara, kecuali di perencanaan. Sehingga kami akan dorong di Riparda (Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah), spot-spot bahari ini diangkat potensinya,” jelasnya. (*) 

Yamaha NMAX Turbo
Yamaha NMAX Turbo
Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #legian #wisatawan #pariwisata #Festival bahari #kuta