BALIEXPRESS.ID- Sebuah video diduga pengeroyokan seorang mahasiswa oleh kelompok ormas beredar di media sosial.
Video diduga aksi pengeroyokan itu diviralkan oleh senator RI terpilih Arya Wedakarna.
Dalam postingannya di Instagram, terlihat seorang mahasiswa dengan menggunakan baju kemeja putih dan celana hitam panjang sudah terkapar.
Baca Juga: Petani Kopi Tabanan Manfaatkan Aplikasi Digital Postalasi: Pangkas Rantai Tengkulak
Terlihat sejumlah pria mengelilingi pemuda itu.
Bahkan dalam video terlihat salah satu pria menendang mahasiswa itu namun ditahan oleh pria yang lainnya.
Aksi pengeroyokan itu diduga terjadi di jalan Badak Agung, Sumerta Kelod di depan minimarket Ayu Nadhi.
Baca Juga: Golkar Jadi Penentu Pilkada Bangli 2024, Head-to-Head atau Kotak Kosong, Begini Hitung-hitungannya
Dalam keterangan unggahannya, Arya Wedakarna menyebut bahwa sudah mengantongi nama diduga ormas yang melakukan pengeroyokan tersebut.
“Nama diduga ormas sudah ada di AWK (diduga ormas jeleme Bali) segera bereskan dan cek kronologi dan sampaikan ke public @poldabali @polrestadenpasar @polsek_densel,” tulis AWK dikutip pada Sabtu (10/08/2024).
Lebih lanjut, AWK menyebut bahwa dalam Hindu ada ajaran Tat Twam Asi yang berarti aku adalah engkau dan engkau adalah aku.
“Bagaimana yang jadi korbandikeroyok adalah anak kita? Orang tua kita? Kakak kita? Saudara kita? Apa tidak bisa diselesaikan secara beradab, this is Bali,” tulis AWK.
Baca Juga: Melalui Hold Me Tight, Luna Ingin Ramaikan Blantika Musik Bali
Unggahan itu pun langsung mendapat respon cepat dari pihak kepolisian.
Polresta Denpasar pun mengaku kejadian tersebut masih dalam penyelidikan.
“Terimakasih informasinya sedang kami lakukan lidik,” komentar akun @polrestadenpasar.