BALIEXPRESS.ID - Rencana perluasan Pura Puseh, Desa Adat Kuta terpaksa harus menggusur pasar senggol di sebelahnya.
Namun pedagang pasar akan diberikan tempat berjualan di bekas Pura Mengening.
Sebab Pura tersebut juga akan dipindahkan ke sebelah timur Pura Puseh.
Bendesa Adat Kuta, Komang Alit Ardana mengatakan, perluasan Pura Puseh telah dikerjakan sejak beberapa minggu lalu.
Perluasan ini pun memang menggunakan lahan yang dulunya merupakan Pasar Senggol Kuta.
“Jadi lahan senggol itu merupakan lahan desa adat. Seiring dengan perbaikan Pura, kamiblakukan perluasan area agar menjadi representatif,” ujar Alit Ardana, Senin (12/8).
Perluasann ini diawali dengan pembongkaran Pura Puseh. Anggaran pembangunan yang digunakan merupakan bantuan dari Pemkab Badung sebesar Rp 14 miliar.
Baca Juga: Airlangga Hartarto Mengundurkan Diri; Demer Jagokan Bahlil Lahadalia Sebagai Pengganti
Saat ini para pedagang yang semula berjualan di pasar senggol diminta untuk mencari lokasi secara mandiri tempat berjualan.
Lebih lanjut Alit Ardana menambahkan, sebelah timur Pura Puseh juga akan menjadi lokasi didirikannya Pura Mangening.
Palinggih pura mangening yang saat ini ada di seberang Pura Puseh akan dipindahkan. Sehingga lahan tersebut nantinya akan diperuntukan sebagai lahan senggol yang baru.
Baca Juga: DPP Gerindra Umumkan Rekomendasi Cakada, Buleleng dan Badung Menyusul
"Pelan kita tata sedikit demi sedikit. Pasar senggol nanti kita buat di lokasi pura mangening yang akan direlokasi," imbuhnya. (esa)
Editor : Wiwin Meliana