Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

LHO KOK! Adik Mantan Bupati Jembrana Ngaku belum Terima Hasil Autopsi: Lalu Pertanyakan Keberadaan Anak Bungsu Korban

I Gede Paramasutha • Kamis, 15 Agustus 2024 | 22:04 WIB
KREMATORIUM: Upacara kremasi mantan Bupati Jembrana dan istri yang meninggal tak wajar di Krematorium Kerta Semadi.
KREMATORIUM: Upacara kremasi mantan Bupati Jembrana dan istri yang meninggal tak wajar di Krematorium Kerta Semadi.

BALIEXPRESS.ID – Meski kematian mantan Bupati Jembrana dan istri dianggap tak wajar, seluruh keluarga tetap menginginkan supaya kepolisian membuka selebar-lebarnya proses pemeriksaan dan penyelidikan.

Sehingga, harap adik kandung mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Ardana, Ida Bagus Lilik Sudirga, penyebab kematian korban terungkap jelas, dan diharapkan tidak ada kesalahan lagi.

Karena sampai saat ini, lanjutnya, hasil pemeriksaan autopsi belum diterima oleh pihaknya.

Lilik Sudirga lanjut mengungkapkan bahwa sebetulnya selama ini Ida Bagus Ardana dan Ayu Sri Wulan Trisna yang sudah lansia tak hanya tinggal berdua di rumah kawasan Sesetan, Denpasar Selatan.

Anak bungsu almarhum yaitu Ida Ayu Ardina Natasia juga tinggal di sana.

"Kalau tidak salah, almarhum tinggal sama anaknya yang paling kecil, anak perempuan yang sudah menikah. Almarhum kan punya tiga anak, dua cowok dari istri pertama, dan satu cewek dari istri kedua, istri pertama sudah meninggal," tuturnya.

Sepengetahuan Lilik, kakaknya tidak ada sakit, cuma ada masalah di kaki.

Saat peristiwa kematian Ida Bagus Ardana dan istrinya, Lilik tidak mengetahui apakah anak bungsu korban sedang di rumah atau di luar.

"Waktu peristiwa, soal anaknya tidak di rumah atau bagaimana itu belum tahu, ada di rumah atau ikut sama suaminya. Itu yang menjadi persoalan, biasanya almarhum tidak berdua saja tinggal," papar Lilik saat upacara kremasi almarhum mantan Bupati Jembrana dan istri.

Perlu diketahui, upacara kremasi Ida Bagus Ardana dan Istrinya Anak Agung Ayu Sri Wulan Trisna digelar di Krematorium Kerta Semadi, Jalan Bypass Ngurah Rai Nomor 100, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada Kamis (15/8) pagi.

Terpantau keluarga, kerabat hingga kolega dari mantan Bupati Jembrana itu turut hadir dalam prosesi tersebut.

Jenazah mantan bupati yang berasal dari Kelurahan Liligundi, Kota Singaraja, Buleleng dan istrinya ini diletakkan dalam peti mati.

Pasangan itu dibawa dari RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah menuju krematorium menggunakan Ambulance BPBD Kota Denpasar.

Pihak keluarga pun tampak menangis ketika jenazah tiba di sana.

Sebelum dibakar, peti jenazah Ida Bagus Ardana dan Ayu Sri Wulan Trisna diletakkan sejajar.

Lalu, dilaksanakan serangkaian upacara dan doa untuk mereka. Setelah itu barulah dilakukan proses kremasi.

Editor : Nyoman Suarna
#autopsi #bupati jembrana #mantan #Hasil #anak bungsu