Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cekcok di Upacara Ngaben Manggis Viral; Diduga Wanita Pengemudi Beri Klarifikasi Sebut Ada yang Pukul Mobilnya

Wiwin Meliana • Jumat, 16 Agustus 2024 | 16:35 WIB

Akun @Cattaleya InBali diduga sebagai wanita yang terlibat cekcok dengan warga lokal di Desa Antiga Karangasem beri klarifikasi
Akun @Cattaleya InBali diduga sebagai wanita yang terlibat cekcok dengan warga lokal di Desa Antiga Karangasem beri klarifikasi

BALIEXPRESS.ID-Cekcok yang terjadi antara warga lokal dan seorang pengemudi wanita saat Upacara Ngaben di Desa Antiga, Manggis, Karangasem Bali viral di media sosial.

Tak ingin spekulasi berkembang di masyarakat, wanita yang diduga merupakan pengemudi mobil terlibat cekcok dengan warga lokal pun angkat bicara.

Baca Juga: 45 Anggota DPRD Karangasem Dilantik, Suastika-Kusmiadewi Pimpinan Sementara

Melalui akun facebook @Cattaleya InBali, perempuan itu mengunggah sebuah video dirinya di dalam sebuah mobil.

Keterangan dalam unggahannya, menjelaskan kronologis kejadian versi dirinya.

Dalam unggahannya, wanita tersebut meminta agar warganet tak buru-buru menghakimi orang tanpa mengetahui seluruh kronologi kejadian dari awal.

Baca Juga: Masyarakat Dorong Keberlanjutan Asrama Mahasiswa Nusantara sebagai Program Strategis Pemerintah

Pihaknya menyebut diri sebagai orang Bali yang juga kerap mengadakan acara adat dengan melibatkan pecalang.

“Sebagai orang Bali, saya juga sering mengadakan acara adat yang melibatkan pecalang (petugas keamanan adat) yang standby, serta tanda-tanda larangan masuk yang sudah jelas terpasang,” jelas akun tersebut dikutip pada Jumat (16/08/2024).

Lebih lanjut, akun tersebut menyebut seharusnya sejak awal warga lokal tidak mengarahkan atau menyuruh orang untuk masuk dan berputar di dalam area acara.

Akibatnya ketika tiba-tiba ada mobil yang keluar, terjadilah ‘tabrakan’.

Baca Juga: DPRD Buleleng Berkomitmen Tingkatkan Kinerja Menuju Kabupaten Buleleng Shanti dan Jagadhita

Lebih lanjut, wanita tersebut mengaku awal mula terjadi cekcok karena seseorang memukul mobilnya.

“Dan sebenarnya hal tersebut bisa diselesaikan dengan cara yang baik, tanpa harus menggunakan emosi atau kekerasan,” jelas perempuan itu.

Wanita itu pun berharap agar setiap masalah dapat diselesaikan dengan kepala dingin bukan dengan amarah atau tindakan yang memperkeruh suasana.

“Semoga klarifikasi ini dapat membantu menjelaskan situasi dengan lebih baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, heboh di media sosial seorang pengemudi mobil terlibat cekcok dengan warga lokal saat ada upacara Ngaben di Desa Antiga, Manggis, Karangasem pada Rabu (14/08/2024).

Dalam video yang dibagikan oleh akun @Sebut_Tra3x via akun @punapibali, terlihat seorang perempuan mengemudi mobil dengan plat B tak sabar menunggu hingga menerobos kemacetan lalu lintas.

Padahal dalam video, kondisi jalan saat itu benar-benar krodit.

Baca Juga: Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Asah Generasi Muda, Perkuat Persatuan

Di bahu kiri dan kanan jalan terlihat terparkir kendaraan-kendaraan warga yang sedang melakukan upacara yadnya.

Sementara untuk mengurai kemacetan, masyarakat lokal di sana membantu untuk mengatur lalu lintas.

Hanya saja, saat kendaraan dari arah berlawan mendapat giliran jalan, seorang ibu-ibu mengendarai mobil hitam memaksa jalan dari arah yang berlawanan.

Hal ini sontak menghalangi laju kendaraan dari arah berlawanan, karena jalan hanya bisa dilewati oleh satu jalur saja.

Baca Juga: Paskribraka Bali 2024 Dikukuhkan; Tak Ada Larangan Hijab, Rangkul Semua Etnis

Warga lokal yang melihat hal tersebut pun meminta ibu itu mundur dan menepikan mobilnya.

Hanya saja ibu tersebut tak terima hingga terjadi percekcokan dengan sejumlah warga lokal.

 

Editor : Wiwin Meliana
#antiga #cekcok #ngaben #klarifikasi #pengemudi mobil