BALIEXPRESS.ID-– Pasca kebakaran, Pemkab Gianyar menggelar rapat dengan OPD terkait di Kantor Bupati Gianyar, Minggu (18/8).
Terkait beredarnya isu hydrant, Sprinkler, Detektor asap tidak berfungsi, dibantah oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar Dewa Gede Alit Mudiarta.
Pihaknya sudah memastikan hal tersebut kepada Kepala Pasar dan Petugas keamanan.
Baca Juga: Kebakaran Pasar Ubud; Pedagang Ungkap Hydarnt dan Detektor Kebakaran Diduga Tak Berfungsi
“Tadi kita sudah rapat dengan Dinas PUPR, Disperindag, Dishub, dan Satpol PP. Terkait isu yang beredar, katanya hydrant tidak menyala, springker tidak menyala. Itu tidak benar. Tadi dari kesaksian pihak security, kepala pasar bahwa yang pertama terjadi alarm sudah berbunyi sudah sesuai prosedur, sprinkler juga hidup nyala, nah hidran juga kita lihat dari video memang hidran itu sudah aktif, sudah berfungsi,” tegasnya.
Hanya saja hydrant diketahui memang sempat macet diduga masalah teknik pemutusan arus listrik.
“Cuman saat PLN memutuskan listrik, mungkin ada kesalahan teknis. Genset juga tidak menyala sehingga hidran kan ada pompanya itu yang narik hidran itu padam,” jelasnya.
Untuk menyelidiki penyebab kebakaran, Pemkab Gianyar mempercayakan kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Polres Gianyar beserta jajaran.
Baca Juga: Konser Chrisye dalam Intur 2024, Ajak Generasi Muda Jadi Seniman
“Kita juga menunggu dari polisi bagaimana hasil olah TKP nya,” ujarnya.
Sementara OPD terkait juga diturunkan melakukan kajian dan pendataan jumlah Los, pedagang yang terdampak.
“Tadi dinyatakan dari temen kepala pasar dan security, semuanya aktif berfungsi. Cuma putus listrik PLN, mesin hidran tidak bisa berfungsi. Itu yang mungkin jadi evaluasi dinas OPD terkait,” tegasnya.
Sekda Gianyar meminta masyarakat dan pedagang khususnya agar bersabar.
Pemerintah akan segera menyiapkan tempat berjualan sementara.
Baca Juga: Begini Kesaksian Sejumlah Pedagang saat Kebakaran Pasar Ubud; Api Diduga Muncul dari Toko Sembako
“Sekarang tim masih bekerja. Pedagang mohon bersabar dulu kita pasti akan siapkan tempat untuk bisa berjualan,” ujarnya.
Terkait berapa kerugian pun, masih dilakukan pendataan termasuk berapa sebenarnya jumlah sepeda motor yang hangus.
“Sepeda motor belum semua didata, nunggu dari Polres. Tolong bersabar dulu, ini musibah. SOP apapun yang harus kita lakukan, kita pasti lakukan. Sementara beri kesempatan polisi melakukan pemeriksaan terhadap kebakaran itu,” tegasnya.(nan)
Editor : Wiwin Meliana