Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bentrok Bawa Celurit-Samurai, 29 Remaja Geng Gaza dan Balmor Tidak Diproses Hukum, Cuma Disuruh Begini...

I Gede Paramasutha • Minggu, 25 Agustus 2024 | 00:06 WIB
DIBINA: Remaja yang terlibat bentrok diberi pembinaan oleh Polsek Denpasar Utara.
DIBINA: Remaja yang terlibat bentrok diberi pembinaan oleh Polsek Denpasar Utara.

BALIEXPRESS.ID – Sebanyak 29 remaja dari Geng Gaza dan Geng Balmor diamankan oleh Polsek Denpasar Utara ternyata tidak diproses hukum. Puluhan remaja itu sebelumnya terlibat bentrokan di Jalan Gatot Subroto VI, depan Warung Madura, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, pada Jumat, 23 Agustus 2024.

Insiden ini bermula dari sebuah video yang viral di grup WhatsApp, yang memperlihatkan seorang anggota Geng Gaza membalikkan baju bertuliskan "Balmor". 

Tak berhenti di sana, kemudian lambang Balmor itu diinjak-injak anggota Geng Gaza hingga  memicu kemarahan dari pihak Geng Balmor.

Kapolsek Denpasar Utara, IPTU Wayan Juwahyudhi, menjelaskan bahwa video tersebut menjadi pemicu utama bentrokan antara kedua kelompok remaja tersebut.

"Bentrokan ini dipicu oleh sebuah video yang memperlihatkan salah satu geng menginjak lambang geng lainnya. Hal ini membuat kelompok yang lambangnya diinjak tidak terima dan akhirnya memutuskan untuk bertemu di lokasi kejadian," ungkapnya pada Sabtu, 24 Agustus 2024.

Bentrokan pertama terjadi pada pukul 03.30 WITA di kawasan Gatot Subroto Tengah (Gatsu Tengah), ketika beberapa anggota Geng Gaza, termasuk seorang pentolan berinisial S, sedang nongkrong di depan sebuah warung.

Sekitar 50 anggota Geng Balmor yang marah mendatangi lokasi tersebut dan langsung menyerang.

S dan beberapa anggota lainnya dikeroyok oleh kelompok lawan. Meskipun berhasil melarikan diri, S sempat dipukuli hingga mengalami luka-luka.

Warga sekitar yang menyaksikan keributan tersebut segera melaporkannya ke Polsek Denpasar Utara.

Polisi yang tiba di lokasi berhasil mengamankan satu anggota geng yang masih berada di tempat kejadian. Remaja tersebut mengakui bahwa telah terjadi keributan di sana.

Menyusul laporan ini, Tim Opsnal Polsek Denpasar Utara dengan bantuan Resmob Krimum Polda Bali dan Unit PPA Polresta Denpasar, segera melakukan pengejaran terhadap remaja lainnya yang terlibat dalam bentrokan.

Hasilnya, sebanyak 29 remaja dari kedua kelompok berhasil diamankan.

"Petugas juga menemukan tiga remaja yang mengalami sejumlah luka ringan, yang kemudian langsung mendapatkan penanganan medis," tambah IPTU Juwahyudhi.

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan berbagai barang bukti, termasuk sebuah samurai sarung, celurit, pipa paralon, bambu, kayu, dan dahan pohon, yang diduga digunakan sebagai senjata dalam bentrokan tersebut.

Setelah diamankan, seluruh anggota geng dibawa ke Mapolsek Denpasar Utara untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Orang tua dan perwakilan sekolah dari masing-masing remaja juga dipanggil untuk hadir di Mapolsek.

Di sana, para remaja tersebut diberi pembinaan, termasuk hukuman fisik ringan seperti push up, serta nasihat dari pihak kepolisian. Pembinaan ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terulangnya tindakan kriminal di masa depan.

"Pembinaan ini kami lakukan agar para remaja ini bisa menyadari kesalahan mereka dan tidak terlibat lagi dalam tindakan yang membahayakan diri mereka sendiri maupun orang lain," jelas IPTU Juwahyudhi.

Setelah melalui proses pembinaan, para remaja tersebut kemudian dikembalikan ke orang tua masing-masing dengan harapan mereka dapat diawasi lebih ketat oleh keluarga dan sekolah.

Polisi tidak melalukan proses hukum terhadap para remaja tersebut.

Insiden tawuran ini menjadi sorotan masyarakat, terutama karena melibatkan anak-anak muda yang masih dalam usia sekolah.

Kejadian ini menambah panjang daftar permasalahan tawuran antar geng remaja yang kerap terjadi di Denpasar dan sekitarnya.

IPTU Juwahyudhi menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk tindakan kriminal yang melibatkan remaja di wilayah hukum Polsek Denpasar Utara.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi adanya keributan atau tindakan yang dapat mengarah pada bentrokan antar kelompok. ***

Editor : Y. Raharyo
#bentrok #bali #Geng Balmor #denpasar #polsek denpasar utara #geng gaza