BALIEXPRESS.ID - Desa Tumbu yang menjadi bagian dari Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem merupakan salah satu desa yang berusia tua di Bali.
Desa ini juga terkenal dengan anyaman tikar pandan hingga Taman Ujung Sukasada atau istana air milik Raja Karangasem yang dibangun pada 1909.
Dikutip dari website BKKBN, Desa Tumbu memiliki sejarah panjang yang melintasi berbagai era pemerintahan, mulai dari zaman Kerajaan Bali, masa penjajahan Belanda, hingga era kemerdekaan Indonesia.
Sejauh ini belum ada informasi terkait sejarah pendirian desa Tumbu maupun penamaannya
Namun, Desa Tumbu dipastikan masuk sebagai desa kuno karena muncul dalam prasasti yang yang dibuat pada 1247 Saka atau 1325 Masehi.
Prasasti dari lempengan tembaga yang kemudian sebagai Prasasti Tumbu itu dibuat oleh Paduka Sri Maharaja Sri Bhatara Mahaguru Dharmmotungga Warmadewa. Yakni Raja Bali pada era sebelum Majapahit menaklukkan Bali. Diketahui, Majapahit menaklukkan Bali pada 1343 Masehi.
Dalam prasasti itu menetapkan status Desa Tumbu sebagai desa swatantra dan dibebaskan dari beberapa kewajiban. Juga ditetapkan batas-batas wilayah desanya, agar warga Desa Tumbu tidak diganggu oleh masyarakat desa lainnya, khususnya warga Desa Batu Raya dan
Tranganan.
Sejak berdirinya, Desa Tumbu telah mengalami berbagai perubahan dalam wilayah administratifnya.
Pada masa pemerintahan I Nyoman Pasek Yasa sebagai kepala desa sekitar tahun 1989, Desa Tumbu mencakup 23 dusun.
Namun, untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan mempercepat proses pembangunan, desa ini mengalami pemekaran.
Proses pemekaran ini cukup panjang hingga baru bisa terealisasi pada tahun 1995.
Pemekaran ini membagi Desa Tumbu menjadi tiga desa baru, yaitu Desa Tegalinggah, Desa Bukit, dan Desa Tumbu itu sendiri.
Desa Tegalinggah mencakup lima dusun, yakni Dusun Balepunduk Kaler, Dusun Balepunduk Kelod, Dusun Tegalinggah, Dusun Karang Cermen, dan Dusun Nyuling.
Sementar Desa Bukit menjadi yang terbanyak dengan meliputi 13 dusun, diantaranya Dusun Bukit Tabuan, Dusun Jumenang, Dusun Karang Sasak, Dusun Kampung Anyar, Dusun Batu Gunung, Dusun Sekar Gunung Kaler, Dusun Sekar Gunung Kelod, Dusun Tibulaka Sasak, Dusun Tibulaka Bali, Dusun Bukit Kaler, Dusun Bukit Kelod, Dusun Tiingjangkrik, dan Dusun Kebon Bukit.
Sementara itu, Desa Tumbu yang tetap sebagai desa induk kini terdiri dari lima dusun, yaitu Dusun Tumbu Kaler, Dusun Tumbu Kelod, Dusun Kebon Tumbu, Dusun Ujung Tengah, dan Dusun Ujung Pesisi.
Hingga kini Desa Tumbu masih cukup eksis di Kabupaten Karangasem dengan kepemimpinan perbekel Kadek Oki Lerianto jumlah penduduk di sana mencapai 4.432 jiwa. ***
Editor : Y. Raharyo