Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

GERAM! Warga Bubarkan Aksi Pemuda Pemburu Sesari di Desa Tangkas Klungkung

Wiwin Meliana • Selasa, 27 Agustus 2024 | 16:29 WIB

Sejumlah umat Hindu membubarkan aksi pemuda pemburu sesari saat prosesi Nganyut
Sejumlah umat Hindu membubarkan aksi pemuda pemburu sesari saat prosesi Nganyut

BALIEXPRESS.ID-Upacara Yadnya di Bali lagi-lagi diwarnai dengan aksi pemuda pemburu sesari.

Namun kali ini aksi pemuda pemburu sesari itu sudah membuat warga yang melaksanakan upacara yadnya geram.

Bahkan terlihat dalam video yang beredar, aksi pemburu sesari dibubarkan oleh warga.

Baca Juga: MIRIS! Pria Gondrong Tertangkap Basah Curi Beras di Warung, Diamankan Warga Kapal Mengwi

Disebutkan kejadian itu terjadi saat upacara Ngayut Pengabenan Massal di Desa Tangkas, Klungkung Bali.

Dalam video yang dibagikan oleh akun @Wiradana215 via akun @punapibali, terlihat sejumlah umat Hindu melakukan prosesi nganyut di pantai pada malam hari.

Upacara Ngayut merupakan salah satu rangkaian dari prosesi Ngaben.

Biasanya, banten-banten yang dilarung ke laut berisi sesari berupa uang.

Baca Juga: Program Santunan Kematian Terancam Dihapus, Juliarta Komitmen Melanjutkan karena Masyarakat Merasa Terbantu

Saat prosesi tersebut, terlihat sejumlah pemuda lengkap dengan menggunakan senter atau lampu penerangan ikut berada di dalam laut.

Mereka bersiap untuk mencari sesari berupa uang.

Namun aksi tersebut menimbulkan kemarahan umat Hindu, lantaran aksi pemburu sesari itu kerap mengganggu padahal banten belum selesai dihaturkan.

Terlihat sejumlah umat Hindu geram dan mengusir para pemuda pemburu sesari itu.

Hal tersebut membuat para pemuda itu lari tunggang langgang.

Baca Juga: Profil dan Perjalanan Hidup IGN Jaya Negara, Walikota Denpasar: Dari Penjual Es Lilin hingga Orang Nomor Satu di Kota

Unggahan tersebut pun mendapat beragam respons warganet di media sosial.

“Sesama orang Balikah? Sesama orang yang tau arti kata nganyut kah? Kalau iya seharusnya malu sesama Orang Bali,” tulis akun @herwinda91.

“Bagus, semoga bisa ditiru oleh semeton yang lain, terutama di Pantai Lebih,” tulis akun @javasumantra_.

Baca Juga: Kasus Cacar Monyet Belum Terdeteksi di Tabanan, Obyek Wisata Tetap Terapkan Prokes

“Kalau sudah menganggu jalannya upacara sangat pantaslah untuk disabat,” tulis akun @juun_ajun.

 

Editor : Wiwin Meliana
#sesari #desa Tangkas #Bubarkan #klungkung #pemuda