Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Wisatawan Prancis Dilaporkan Hilang saat Mendaki Gunung Batukaru Tabanan,  Begini Penuturan sang Kakak

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 28 Agustus 2024 | 15:25 WIB
Proses pencarian WNA Prancis yang tersesat di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan, Bali.  
Proses pencarian WNA Prancis yang tersesat di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan, Bali.  

BALIEXPRESS.ID– Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan Txibo,15, WNA asal Prancis yang dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru, Tabanan, Bali pada Senin (26/8/2024). 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya pada Selasa (27/8/2024) menjelaskan bahwa korban melakukan pendakian Gunung Batukaru pada Minggu (25/8/2024).

Dia mendaki bersama kakaknya yang bernama Lucas, 17. Mereka masih berada di ketinggian 1600 Mdpl.

Kedua pendaki itu diketahui hilang ketika terperosok. Lucas berhasil menyelamatkan diri dengan menyusuri aliran sungai hingga tiba di Desa Blimbing, Tabanan.

"Ketika terperosok inilah, mereka terpisah, namun menurut keterangan Lucas, dia dan adiknya masih sempat berkomunikasi namun beberapa saat setelahnya sudah tidak terdengar suara korban. Laporannya baru kami terima Senin sore, sekitar pukul 18.20 wita," jelas Sidakarya.

Setelah menerima laporan, sebanyak tujuh orang personel bergerak dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menuju Gunung Batukaru.

Tim SAR gabungan memulai pendakian dari Sari Buana kurang lebih pukul 02.46 Wita, bergantian dengan unsur SAR lainnya.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu IGM Berata membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Namun sampai dengan Selasa sore masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Petugas siaga di kantor terus berkomunikasi dan memantau pergerakan tim selama upaya pencarian. Namun saat ini tim kembali turun ke Pura Jatiluwih, karena kondisi kurang baik, dengan kecepatan angin berkisar 15-25 knot,” ungkapnya.

Dipaparkan Berata, korban dan saudaranya diketahui melakukan pendakian dari Pura Malen, Desa Pujungan dengan diantar driver atas nama Kusuma Putra.

Rencananya, mereka akan turun di daerah Penebel. Sehingga mereka minta dijemput di kawasan Penebel.

Diperkirakan kedua remaja Perancis tersebut tiba di Penebel pada Minggu (26/8/2024) sekitar pukul 18.00 wita. 

Namun hingga Minggu malam keduanya belum tiba di titik pertemuan yang ditentukan.

Hingga akhirnya pada Minggu malam driver dan orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penebel namun diarahkan untuk melaporkan kejadian ke Polsek Pupuan.

Setelah melaporkan kejadian tersebut, tim Polsek Pupuan meneruskan laporan kepada Basarnas untuk selanjutnya melakukan proses pencarian terhadap korban hilang. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #gunung batukaru #pendaki #tabanan