BALIEXPRESS.ID-Mantan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace mengaku sama sekali tak merasa ‘dibuang’ oleh PDI Perjuangan.
Hal ini usai dirinya tak lagi diusung lagi menjadi Calon Wakil Gubernur Bali meski baru satu periode.
Baca Juga: Rekomendasi Partai Turun ke Gus Par-Pandu, Pentolan Golkar Hadiri Deklarasi Dana Swadi di Karangasem
Lebih lanjut Cok Ace mengaku sebelum menjabat sebagai wakil Gubernur Bali, ia memang hanya mempersiapkan diri selama 5 tahun untuk menjabat.
“Jujur kembali flashback lima tahun yang lalu, saya sudah menyiapkan diri hanya untuk lima tahun, satu periode saja,” jelas Cok Ace dalam podcast Jeg Bali dikutip pada Jumat (30/08/2024).
Lebih lanjut, pihaknya menyebut bahwa dirinya yakin sebelumnya dapat menyelesaikan hal-hal besar selama lima tahun menjabat sebagai Gubernur Bali.
Baca Juga: Sugawa-Suardana Tarung Pilkada Buleleng Lewat ‘Jalur Langit’
“Pak Koster sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bali dan 6 kepala daerah di Bali dari PDIP membuat saya yakin bahwa hal-hal besar itu dapat saya selesaikan selama lima tahun,” jelasnya.
Pihaknya pun mengatakan siapa pun yang menjadi gubernur dan wakil gubernur menggantikan dirinya dapat melanjutkan program-program yang telah dibuatnya.
“Tentu harapan kami ke depan siapapun yang dapat melanjutkan program kami pasti saya dukung,” jelasnya.
Baca Juga: WOW, Paslon Suyadinata di Badung Janjikan Rp1 Miliar untuk Banjar Adat
Sebelumnya dalam kesempatan yang lain, Cok Ace, yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023, menyatakan dukungannya terhadap keputusan partai. Ia mengucapkan selamat kepada pasangan calon yang telah ditetapkan.
"Saya menyampaikan selamat atas ditetapkannya Bapak Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dari PDI Perjuangan. Saya yakin ini merupakan keputusan terbaik dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang tentu telah mempertimbangkan dan memperhatikan kondisi serta masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat Bali saat ini," ujar Cok Ace.
Cok Ace juga mengungkapkan bahwa selama lima tahun masa jabatannya bersama Wayan Koster, banyak program yang telah dirintis dan dijalankan, meski berbagai tantangan, termasuk pandemi COVID-19, sempat menghambat proses pembangunan Bali.
Baca Juga: Sanjaya-Dirga Daftar di KPU Tabanan: Parade Budaya dan Deklarasi di Hadapan Ribuan Pendukung
Meski tidak kembali dicalonkan, Cok Ace menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi Bali, terutama dalam mendukung pemerintahan yang akan datang agar program-program yang belum terealisasi dapat diteruskan.
"Saya commit untuk tetap mendukung pemerintahan yang akan datang dengan harapan agar program-program yang belum berjalan sesuai dengan rencana kami, dapat diteruskan pada periode selanjutnya. Selamat kepada Bapak Wayan Koster dan Bapak I Nyoman Giri Prasta, semoga Ida Hyang Widhi Wasa selalu memberi tuntunan dan jalan terbaik untuk memimpin Bali yang kita cintai bersama," tutup Cok Ace.
Editor : Wiwin Meliana