Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cok Ace Tanggapi Dugaan Megakorupsi Aset Pemprov Bali: Tidak Tahu dan Tidak Terlibat

Wiwin Meliana • Jumat, 30 Agustus 2024 | 16:09 WIB

Cok Ace tanggapi soal dugaan megakorupsi Asset Pemprov Bali
Cok Ace tanggapi soal dugaan megakorupsi Asset Pemprov Bali

BALIEXPRESS.ID-Advokat Gede Pasek Suardika secara blak-blakan mengungkap dugaan terjadi megakorupsi aset pemprov Bali.

Dugaan tersebut disampaikan GPS dalam berbagai kesempatan baik dalam media sosial maupun dalam sebuah podcast.

Baca Juga: Mantan Bupati Bangli Made Gianyar Kawal Pendaftaran Paslon Giri Putra-Subrata

Menanggapi hal tersebut, Mantan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace mengaku tidak mengetahui secara pasti.

Sebagai orang yang pernah berada di dalam pemerintahan Cok Ace tidak pernah terlibat dalam pengurusan aset provinsi Bali.

“Pertama saya tidak tahu, dan memang tidak terlibat,” jelas Cok Ace dalam podcast Jeg Bali dikutip pada Jumat (30/08/2024).

Pihaknya pun menyebut pernah membahas hal tersebut bersama dengan Gubernur Bali Wayan Koster.

Cok Ace sempat menyarankan kepada Koster untuk memanfaatkan tanah-tanah pemprov Bali yang potensial di daerah Berawa.

Baca Juga: Tak Merasa ‘Dibuang’ PDI Perjuangan, Cok Ace Sebut Memang Fokus Satu Periode

“Di Berawa banyak sekali tanah Provinsi yang potensi sekali, kenapa kita tidak pikirkan usaha apa, kalau memang kita tidak punya kemampuan, kita cari orang yang punya kemampuan dalam hal itu,” jelasnya.

Cok Ace pun menyebut tanah-tanah Provinsi yang berlokasi di Berawa sangat strategis.

“Daripada terlantar kadang-kadang tidak tahu juga siapa yang menguasai sekarang,” jelasnya.

Namun Cok Ace menyebut usulan tak ditanggapi oleh Wayan Koster.

Baca Juga: Rekomendasi Partai Turun ke Gus Par-Pandu, Pentolan Golkar Hadiri Deklarasi Dana-Swadi di Karangasem

Sehingga ia tidak pernah lagi membahas hal tersebut dengan Gubernur Bali periode 2019-2024 itu.

“Gak usah mikirin itu Cok, jadi saya tidak meneruskan lagi diskusi itu, jadi saya tidak mikirin hal itu lagi, padahal saya kasi masukan,” ungakap Cok Ace.

Menurut Cok Ace padahal jika asset tersebut dimanfaatkan dengan baik dapat menunjang pendapatan daerah yang tidak hanya mengharapkan hasil dari Pesta Kesenian Bali.

“Saya contoh punya restoran kecil saja di Ubud, ya lumayan juga hasilnya untuk menunjang bantuan sekolah masih bisa,” jelasnya.

Baca Juga: Sugawa-Suardana Tarung Pilkada Buleleng Lewat ‘Jalur Langit’

Cok Ace pun menangkap bahwa Koster tak ingin dirinya ikut campur soal asset Pemprov Bali karena sebagai orang birokrasi tak elok di masyarakat.

“Mungkin karena saya orang dalem jangan ikut-ikut bicara soal itu karena ga elok disorot masyarakat mungkin kesana pikirannya,” pungkasnya.

Editor : Wiwin Meliana
#COK ACE #Pemprov Bali #aset #pasek suardika #megakorupsi