BALIEXPRESS.ID-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace mengaku sama sekali tak kaget saat tidak diusung kembali oleh PDIP sebagai Calon Wakil Gubernur Bali.
Bahkan satu tahun sebelum masa jabatannya sebagai Wakil Gubernur Bali, Cok Ace meminta kepada Gubernur Koster untuk memikirkan sosok yang akan mendampingi lima tahun ke depan.
Baca Juga: Cok Ace Tanggapi Dugaan Megakorupsi Aset Pemprov Bali: Tidak Tahu dan Tidak Terlibat
“Pak Yan tahun 2023 berakhir jabatan kita, pikirkan dari sekarang siapa yang paling cocok mendampingi Pak Yan nanti,” jelas Cok Ace dalam podcast Jeg Bali, dikutip pada Jumat (30/08/2024).
Lebih lanjut, Cok Ace pun mengatakan kepada Koster, siapa pun sosok yang bisa mengekslarasi pembangunan Bali lebih cepat, lebih baik dan terarah pihaknya akan mendukung.
“Ajak saya tidak apa-apa, jadi tidak ada yang saya kagetkan atas keputusan ini,” jelas Cok Ace.
Pihaknya pun menyebut alasan Giri Prasta diusung sebagai calon wakil Gubernur Bali mendampingi Wayan Koster.
Baca Juga: Mantan Bupati Bangli Made Gianyar Kawal Pendaftaran Paslon Giri Putra-Subrata
Hal ini lantaran, Giri Prasta juga memiliki keinginan mencalonkan sebagai calon Gubernur Bali.
“Yang jelas Pak Giri Calon Gubernur, Pak Koster calon Gubernur kan gak mungkin ada dua Gubernur, makanya dicalonkan sebagai wakil,” jelasnya.
Kalaupun Giri Prasta saat ini diusung sebagai calon wakil Gubernur dan mau melanjutkan pembangunan Bali pihaknya pun mengaku tidak masalah.
Sebelumnya, Cok Ace mengaku sebelum menjabat sebagai wakil Gubernur Bali, ia memang hanya mempersiapkan diri selama 5 tahun untuk menjabat.
“Jujur kembali flashback lima tahun yang lalu, saya sudah menyiapkan diri hanya untuk lima tahun, satu periode saja,” jelas Cok Ace dalam podcast Jeg Bali dikutip pada Jumat (30/08/2024).
Baca Juga: Tak Merasa ‘Dibuang’ PDI Perjuangan, Cok Ace Sebut Memang Fokus Satu Periode
Lebih lanjut, pihaknya menyebut bahwa dirinya yakin sebelumnya dapat menyelesaikan hal-hal besar selama lima tahun menjabat sebagai Gubernur Bali.
“Pak Koster sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bali dan 6 kepala daerah di Bali dari PDIP membuat saya yakin bahwa hal-hal besar itu dapat saya selesaikan selama lima tahun,” jelasnya.
Pihaknya pun mengatakan siapa pun yang menjadi gubernur dan wakil gubernur menggantikan dirinya dapat melanjutkan program-program yang telah dibuatnya.
“Tentu harapan kami ke depan siapapun yang dapat melanjutkan program kami pasti saya dukung,” jelasnya.
Editor : Wiwin Meliana