Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Max Anjing Milik Polres Buleleng Ikut Amankan Pendaftaran Calon Bupati Buleleng

Dian Suryantini • Jumat, 30 Agustus 2024 | 19:40 WIB

Suprapta dan Max saat bertugas mengamankan tahapan pendaftaran di KPU Buleleng
Suprapta dan Max saat bertugas mengamankan tahapan pendaftaran di KPU Buleleng

BALIEXPRESS.ID – Dalam pengamanan pendaftaran calon kepala daerah di Buleleng, ada satu hal yang menarik. Sebuah mobil dengan trali besi terparkir di dekat kantor KPU Buleleng.

Dalam trali besi itu terdapat seekor anjing. Namanya Max. Anjing jenis Doberman Pinscher milik Polres Buleleng.

Max tampak anteng dalam trali itu, namun sesekali ia menggonggong saat situasi mulai rama. Di dekatnya ada Gede Suprapta. Anggota polisi berpangkat Aiptu itu dengan tenang mengamati Max dari sebuah warung kopi.

 Baca Juga: Transportasi Layanan Kesehatan Digital di Indonesia Masih Belum Merata

“Max memang suka begitu. Kalau lihat keramaian sensitivitasnya bekerja, makanya dia menggonggong. Tapi dia baik,” ujar Aiptu Gede Suprapta disela-sela pengamanan pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati di kantor KPU Kabupaten Buleleng, Kamis (29/8) sore.

Max – anjing berbulu hitam mengkilat itu diadopsi dari pemiliknya di Desa Anturan. Usianya baru 1,5 tahun. Dalam waktu 2 bulan, Max sudah dinyatakan lolos pelatihan. Kendati demikian Max harus tetap dilatih.

 Baca Juga: MERINDING! Sukses dengan Versi Koplo, Bagus Wirata Rilis 'Tresna Sing Kewales' Versi Akustik

“Ini anjing dibeli sama Bapak Kapolres Buleleng dengan uang pribadi dari temannya. Tapi anjing ini digunakan di Polres Buleleng dan dilatih untuk membantu pekerjaan polisi,” ujarnya.

Doberman Pinscher, anjing yang sering dilihat dalam berbagai acara TV dan film. Anjing jenis ini adalah salah satu trah anjing polisi yang paling ikonik.

Meskipun popularitasnya tinggi, Doberman tidak seumum trah anjing polisi lainnya seperti German Shepherd (GSD.

Trah ini telah digunakan dalam pekerjaan polisi selama beberapa dekade, namun, mereka biasanya tidak dilatih untuk agresivitas.

Baca Juga: ‘Main Api’ dengan Yessy Diana, KIS Band Sukses Rilis Ulang Lagu Lawas

 Sebaliknya, mereka lebih sering diandalkan untuk tugas-tugas yang memerlukan ketangkasan dan kecepatan.

“Paling lama anjing polisi itu bertahan 20 tahun, sepanjang pengalaman saya. Tapi kalau Max ini kan masih muda, waktunya masih panjang. Biasanya kalau sudah diatas 10 tahun anjing polisi itu kemampuannya mulai menurun,” kata dia.

Cerdas, berani, dan memiliki penampilan yang menawan, Doberman Pinscher jarang dilatih untuk mengendus atau tugas-tugas penegakan hukum lainnya yang tidak memerlukan kemampuan atletik tinggi. Mereka lebih dikenal karena kemampuan mereka dalam menangkap penjahat yang melarikan diri. Dengan tubuh yang ramping dan otot yang kuat, Doberman dapat bergerak cepat dan efisien, membuat mereka sangat cocok untuk tugas ini. Mereka seringkali dapat meraih lengan tersangka dan menarik mereka ke tanah dengan kecepatan yang luar biasa.

 Baca Juga: ‘Main Api’ dengan Yessy Diana, KIS Band Sukses Rilis Ulang Lagu Lawas

Kecepatan alami dan kelincahan Doberman membuat mereka menjadi salah satu anjing tercepat, terutama saat mengejar tersangka. Meskipun mereka jarang digunakan untuk tugas pelacakan atau deteksi narkotika, mereka terkadang dilatih untuk pekerjaan ini. Namun, dalam hal pelacakan, mereka tidak seunggul German Shepherd atau bloodhound yang lebih dikenal dalam bidang tersebut.

Doberman sangat setia dan patuh kepada tuannya. Seperti halnya Max yang kini sangat manja dengan Aiptu Gede Suprapta. Begitu namanya dipanggil oleh Aiptu Suprapta, dengan cepat ia merespon. Pendengarannya sangat tajam dan kemampuannya mengenali tuannya sangat tinggi.

“Kalau perawatan anjing seperti ini, dirawat seperti manusia saja. Terutama kasih sayang. Seperti Max ini, sangat manja dengan saya. Kalau sama saya dia anteng, tidak pernah rewel apalagi galak sampai gonggong loncat-loncat,” kata dia.

 

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#anjing #pendaftaran #polres buleleng #MAX