BALIEXPRESS.ID - Keriuhan Balai Masyarakat Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng,Bali, terasa dari kejauhan.
Terang saja, desa ini masuk sebagai salah satu desa yang menerima Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.
Sebagai penerima ADWI 2024, Desa Les berhak diverifikasi dan dinilai.
Desa Les juga mendapat kunjungan langsung dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno datang langsung tanpa diwakilkan.
Di sela-sela keramaian itu, sejumlah siswa SD berbaris dan berkumpul di sekitar Balai Masyarakat. Mereka membawa sebuah bendera merah putih plastik.
Bendera itu dikibaskan ketika Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno tiba di desa Les. Anak-anak itu begitu antusias.
Hati mereka lebih berbunga-bunga ketika Menteri Sandi menyapa dan memberikan tanda hati dengan kedua jari tangannya.
"Tadi sempat disapa Pak Menteri waktu baru datang, terus dikasih tanda Sarangheo gitu. Senang sekali," kata Nyoman Aditya, Sabtu (31/8) siang.
Sejatinya, anak-anak itu belum pernah bertemu dengan Menteri Sandiaga Uno.
Seperti halnya Kadek Setiawan, siswa SD asal Desa Les. Ia tidak pernah tahu wajah serta sosok Sandiaga Uno sebagai seorang menteri.
Ia pun mengaku tidak sabar ingin bertemu menteri hingga ia begadang.
Ia tidak bisa tidur nyenyak membayangkan akan bertemu dengan orang penting. Kedatangan Sandiaga Uno ke Desa Les itu juga ia sampaikan kepada ibunya.
"Tapi ibu saya biasa saja. Padahal saya sampai begadang nungguin mau ketemu. Ingin lihat langsung, karena gak pernah lihat. Gak pernah tengok di hp atau tv," tuturnya.
Meski belum pernah melihat sosok Sandiaga Uno dari saluran televisi atau hp, mereka dapat mengenalinya.
Dengan lugas mereka dapat merinci ciri-ciri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu.
"Saya nontonnya TikTok saja, Bu. Tapi tadi saya tahu Pak Menteri itu yang mana. Saya lihat pakai udeng, celana cokelat dan baju kaos hijau," kata Nyoman Aditya ditimpali oleh siswa SD lainnya.
Anak-anak itu begitu polos. Seperti biasa, satu harapan mereka jika mendapat kesempatan untuk disapa adalah berswafoto bersama. Meski harapan itu belum terpenuhi, mereka tetap senang dan antusias.
"Pak Menteri sibuk. Tapi senang sudah bisa lihat secara langsung. Jadi tahu dan kenal sama Pak Menteri Wisata (Pariwisata, Red)," ujar siswa SD lainnya, Kadek Arya Karang Wiguna.
Kendati telah menunggu kedatangan Sandiaga Uno sejak pagi, tidak terlihat raut lelah dari anak-anak itu. Mereka justru sangat aktif dan enerjik. Demi memenuhi hasrat melihat Menteri Sandiaga Uno dari dekat, mereka terlihat beberapa kali naik turun tangga Balai Masyarakat. Sayangnya, pandangan mereka terhalang lantaran kalah dengan kerumunan orang dewasa.
"Banyak sekali orang di dalam. Gak kelihatan. Tunggu di luar sajalah. Nanti lihat lagi saat keluar," ungkapnya.
Hingga acara berakhir, anak-anak itu akhirnya harus rela melihat rombongan Sandiaga Uno dari balik pagar sekolah.
Sekelebat lambaian tangan Menteri Sandi dari balik kaca mobil kembali membuat hati mereka berbunga-bunga dan bersorak heboh. ***
Editor : I Putu Suyatra