BALIEXPRESS.ID - Denpasar diguncang duka setelah sebuah pohon beringin raksasa di Pasar Badung tumbang pada Minggu, 25 Agustus 2024.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 15.30 dan menimpa seorang bocah berusia 9 tahun, Anak Agung Ayu Lakshmi Devi, yang tengah melintas di sekitar lokasi.
Kejadian ini membuat gempar warga sekitar, terutama karena pohon beringin yang tumbang tersebut diketahui sudah berusia puluhan tahun.
Akar pohon yang diduga lapuk menjadi penyebabnya, sehingga pohon tersebut akhirnya tumbang perlahan, tepat saat sejumlah warga sedang berlatih menari di area pura.
Lakshmi yang malang langsung tak sadarkan diri dan segera dilarikan ke RS Prof. Ngoerah di Sanglah.
Setelah berjuang dalam kondisi koma selama satu minggu penuh, bocah malang ini menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 1 September 2024.
Dokter mengungkapkan bahwa Lakshmi mengalami pendarahan di batang otak, yang meskipun telah dilakukan operasi, tetap mengalami pembengkakan yang fatal.
Pemerintah Kota Denpasar segera merespons tragedi ini dengan menjanjikan asuransi kepada keluarga korban.
Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari, menyatakan bahwa pohon-pohon perindang di kota ini telah diasuransikan.
"Kami akan berkomunikasi dengan pihak asuransi untuk memberikan santunan sebesar Rp 15 juta kepada keluarga korban," ujarnya.
Peristiwa tragis ini menjadi peringatan serius akan pentingnya perawatan dan pengecekan kondisi pohon-pohon besar yang berada di area publik.
Warga Denpasar pun berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan. ***