BALIEXPRESS.ID – Kejadian tak terduga terjadi di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di wilayah Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.
Sebuah pohon perindang jenis angsana tumbang dan melintang di tengah jalan, menyebabkan kemacetan panjang.
Beruntung, tidak ada kendaraan yang melintas saat insiden tersebut terjadi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material.
Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jembrana, I Nyoman Winata, pohon dengan tinggi sekitar 10 meter dan diameter 40 cm itu tumbang pada Rabu (4/9), sekitar pukul 01.50 WITA.
Penyebab tumbangnya pohon ini adalah hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dan kondisi pohon yang sudah lapuk.
“Kondisi pohon memang sudah lapuk, ditambah dengan hujan deras, menyebabkan pohon tersebut tumbang ke jalan,” jelas Nyoman Winata.
Begitu menerima laporan dari warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jembrana segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Proses penanganan berlangsung sekitar 20 menit, hingga akhirnya jalan bisa kembali normal.
Imbauan Menjelang Musim Hujan
BPBD Jembrana mengimbau masyarakat untuk selalu waspada menjelang musim hujan ini.
Potensi bencana seperti pohon tumbang, tanah longsor, dan banjir semakin meningkat seiring dengan intensitas hujan yang tinggi.
Langkah pencegahan dini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya perawatan pohon perindang di sepanjang jalur nasional, serta kewaspadaan ekstra saat memasuki musim hujan. ***
Editor : I Putu Suyatra