BALIEXPRESS.ID – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengagetkan para penggunanya.
Terlebih dalam unggahan itu dengan jelas menyebutkan salah seorang guru serta siswa.
Bahkan membeberkan nama terang sekolah. Postingan itu diunggah akun facebook Info Singaraja.
Baca Juga: Unik! Basecamp Military Lifestyle; Glamping dengan Bernuansa Militer di Bogor
Dalam postingan itu disebutkan seorang oknum guru melakukan aksi asusila dengan siswanya di sekolah SMPN 1 Gerokgak.
Postingan itu juga disertai link tautan, seolah-olah video asusila tersebut dapat diakses melalui link tersebut. Ternyata kabar tersebut tidaklah benar alias hoax.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, informasi tersebut dipastikan adalah berita bohong.
Baca Juga: Sevillage Glamping: Pengalaman Berkemah Mewah dengan Pemandangan Gunung Gede Pangrango
Pihak kepolisian juga tidak menerima adanya laporan tentang kasus yang disebutkan.
“Itu tidak benar. Kami sudah konfirmasi juga ke Polsek Gerokgak yang menjadi wilayah hukumnya,” ungkapnya, Kamis (12/9) pagi.
Akun facebook yang mengatasnamakan Info Singaraja itu pun ternyata palsu. Akun asli dengan nama @infosingaraja_news telah mengkonfirmasi perihal postingan tersebut.
Dalam unggahan akun asli, disebutkan bahwa tidak pernah ada peristiwa tersebut dan tindakan tersebut adalah jebakan untuk melakukan phising.
Baca Juga: Tampil Tanpa Jersey, Penampilan Azizah Salsha saat Laga Timnas Disebut Ogah-ogahan
Phishing adalah bentuk penipuan online yang menggunakan email, tautan, situs web, atau panggilan telepon palsu yang dirancang agar terlihat seperti komunikasi resmi.
Tujuan dari serangan ini adalah untuk mencuri data pribadi atau informasi sensitif, seperti nomor rekening bank, username, dan password.
Pelaku biasanya memanfaatkan kepercayaan korban dengan meniru identitas perusahaan atau institusi yang sah, membuat korban tanpa sadar memberikan informasi pribadinya.
Editor : Wiwin Meliana