BALIEXPRESS.ID - I Gede Agastya Putra mengharumkan nama Bali dan Karangasem pada khususnya pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut.
Atlet judo tersebut berhasil menyumbangkan medali perak dalam ajang tersebut.
Baca Juga: Viral Video Mohon Donasi, Tim Gabungan Dinsos Bali Pastikan Stok Pangan LKSA Ganesha Sevanam Aman
Agastya mengalami kekalahan di laga final ketika berhadapan dengan Rafi Fadilah, atlet asal Jawa Barat (Jabar).
Ia harus rela berada di peringkat kedua karena kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan perlawanan di laga tersebut.
Pasalnya, pria yang turun di kelas 100 Kg itu mengalami cedera dalam laga pamungkas.
Pelatih judo Karangasem yang sekaligus pelatih Bali Ni Wayan Adi Antari menyebut, Agastya mengalami cedera di lutut bagian kanan.
Seusai laga, ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan dari tim medis.
"Perjuangan Agastya sangat luar biasa. Walaupun dengan posisi lutut cidera, akan tetapi dia masih terus berjuang," ujarnya.
Sementara Ketua KONI Karangasem I Gede Suadi mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan oleh Agastya pada laga tersebut. Sekalipun mengalami cedera ia tetap berjuang demi hasil terbaik.
"Kami apresiasi perjuangan Agastya mampu meraih medali di PON tahun ini," terangnya. (dir)
Editor : Wiwin Meliana