Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

ITEKES Bali Gelar Program ‘Sekolah Cantik’ untuk Cegah Anemia dan Stunting di SMA Negeri 2 Tabanan

Wiwin Meliana • Senin, 16 September 2024 | 18:04 WIB

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Cantik Remaja Putri di SMA Negeri 2 Tabanan
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Cantik Remaja Putri di SMA Negeri 2 Tabanan

BALIEXPRESS.ID-Tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Institut Teknologi dan Kesehatan Bali (ITEKES) Bali dengan mitra SMA Negeri 2 Tabanan melaksanakan rangkaian kegiatan “SEKOLAH CANTIK (Cegah Anemia dan Stunting untuk Kesehatan) REMAJA PUTRI.

Kegiatan PKM “SEKOLAH CANTIK REMAJA PUTRI” ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2024. Tim PKM ITEKES Bali yang diketuai oleh Ns. Ni Made Sri Rahyanti, M.Kep., Sp.Kep.An ini merupakan tim kerjasama antara dosen Program Studi Sarjana Keperawatan dengan Program Studi S1 Teknologi Pangan.

Baca Juga: Gantungan Kunci Boneka Labubu Viral Berkat Lisa Blackpink: Harganya Rp 1,5 Juta dan Jadi Buruan Kolektor

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Sarjana Keperawatan. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia dan pencegahannya, membentuk dan melatih para kader remaja dalam deteksi dini anemia serta edukasi pengenalan dan cara pengolahan sumber pangan zat besi untuk mencegah anemia pada remaja.

Kegiatan pencegahan anemia ini dilakukan dalam upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting dari hulu yaitu perbaikan status gizi remaja putri sebagai calon ibu.

Kegiatan PKM Sekolah Cantik Remaja Putri ini didanai oleh Hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema PKM DIKTI Tahun 2024.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Saat Tengah Malam: Libatkan Dua Pelajar Putri Berusia 14 Tahun Begini Kondisi Para Korban

Dukungan dana ini sangat bermanfaat bagi Mitra yaitu Remaja Putri di SMA Negeri 2 Tabanan. Kegiatan PKM ini juga disambut dengan baik oleh pihak Sekolah demi meningkatkan pengetahuan remaja dan kader remaja dalam pencegahan dan deteksi dini anemia.

Siswa yang ditunjuk sebagai kader yang juga merupakan anggota PMR menyampaikan bahwa kader remaja mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai anemia, mendapatkan ketrampilan deteksi dini anemia melalui cara pemeriksaan hemoglobin, pemeriksaan tekanan darah, dan cara pengolahan makanan sehat seperti bayam dalam pencegahan anemia. Hal yang sama juga disampaikan oleh Pembina Kader Remaja yang dalam hal ini juga sebagai Pembina PMR di SMA Negeri 2 Tabanan.

Baca Juga: Asal Usul Nama Pura Bola Denpasar: Tak Ada Hubungan dengan Bola, Tempat Suci Hindu Bali Tersembunyi dengan Sejarah Sakral dan Keajaiban Tak Terduga

Rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah dalam pembentukan kader remaja putri, penyuluhan anemia, pelatihan kader remaja putri, pemeriksaan kadar hemoglobin dan tanda-tanda anemia (pemeriksaan tekanan darah dan nadi), edukasi dan praktikum pengolahan sumber pangan zat besi (pembuatan NAGET BAYAM).

PKM “Sekolah Cantik Remaja Putri” ini tidak hanya berhenti sampai disini, program ini masih akan berlanjut dengan pengenalan bahan pangan sumber zat besi di SMA Negeri 2 Tabanan melalui ‘POJOK HIJAU SUMBER ZAT BESI” yang berupa kebun bayam di halaman sekolah.

Beberapa kegiatan diatas juga didukung dengan penyerahan peralatan untuk deteksi dini anemia dan alat pengolahan pangan sumber zat besi.

Hal ini dilakukan dengan harapan mitra mampu meningkatkan kemandirian dalam mencegah dan deteksi dini anemia. Bapak Wakil Kepala Sekolah, I Made Nurata, S.Pd., M.Pd, menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan PKM ini untuk meningkatkan status kesehatan remaja putri.

Semoga kegiatan ini bermanfaat dan mampu berkontribusi dalam penurunan angka Stunting di Indonesia.

Editor : Wiwin Meliana
#ITEKES BALI #sman 2 tabanan #pengabdian kepada masyarakat