Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dikejar dan Diserang Gerombolan Geng Motor, Pria Tewas Jatuh ke Sungai Villa Ayung Sibanggede

I Gede Paramasutha • Sabtu, 21 September 2024 | 15:54 WIB
TRAGIS: Petugas mengevakuasi jenazah Yanto yang jatuh ke sungai usai dikejar gerombolan diduga geng motor. (Bali Express/Humas Polres Badung)
TRAGIS: Petugas mengevakuasi jenazah Yanto yang jatuh ke sungai usai dikejar gerombolan diduga geng motor. (Bali Express/Humas Polres Badung)

BALIEXPRESS.ID - Aksi anarkis gerombolan diduga geng motor memakan korban. Seorang pria bernama Yanto, 38, dikejar dan diserang sampai jatuh di Jembatan Sungai Villa Ayung, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Badung, yang mengakibatkan dia tewas, Sabtu (21/9).

Pria asal Dusun Krajan, Desa Karang Anyar, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur tersebut dikejar gerombolan diduga geng motor ini saat sedang bersama dua teman sekampungnya.

Ketika penyerangan itu terjadi, geng motor tersebut juga terdengar menggeber-geber gas sepeda motornya, oleh Satpam Villa Ayung Sibanggede.

Dikonfirmasi mengenai kejadian ini, Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma menjelaskan, teman-teman korban bernama M Anton Munif, 35, dan Gunawan, 34.

Peristiwa mencekam tersebut diawali Yanto, Anton dan Gunawan berboncengan naik sepeda motor sekitar pukul 01.00 WITA. 

"Mereka baru datang dari membeli makan di dekat Pasar Peguyangan, Denpasar Utara," ujar Sukarma, Sabtu (21/9). Dalam perjalanan pulang, mereka melintasi pertigaan Darmasaba.

Namun, di sana ada segerombolan berjumlah sekitar 10 orang yang mencaci maki mereka. Kemudian, geng tersebut mengejar Yanto dan teman-temannya.

Sampai di Jalan Villa Sungai Ayung, ketiganya sempat dipukuli oleh kelompok tersebut dan ditentang sampai terjatuh dari motor. Sehingga, mereka langsung lari menyelamatkan diri.

"Saat melarikan diri, korban dan dua orang temannya terpisah-pisah," tambahnya. Anton bisa pulang sampai ke kos dan tidak tahu ke mana dua temannya pergi.

Sementara Gunawan yang melihat gerombolan begitu banyak hanya fokus berlari tanpa tujuan. Sedangkan Yanto tak diketahui ke mana arahnya.

Setelah kelompok tersebut pergi, baru Gunawan mencari teman-temannya dan bertemu dengan satpam perumahan Villa Ayung bernama I Ketut Diana, 56.

Satpam tersebut mendengar suara geber-geber motor dan melihat bahwa teman dari Gunawan yaitu Yanto telah jatuh atau melompat ke sungai.

Maka, Gunawan dan Satpam tersebut mengecek turun ke sungai. Benar saja, di sana ditemukan Yanto dalam keadaan tertelungkup.

"Saat saksi Gunawan menghampiri korban, diketahui bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," tandasnya.

Satpam selanjutnya melaporkan insiden ini ke Kelian Dinas Banjar Pane, Sibanggede dan Bhabinkamtibmas.

Kemudian informasi ini diteruskan kepada Tim UKL Polsek Abiansemal. Setelah memastikan identitas mayat, petugas berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Badung, Basarnas Bali, dan Ambulance Sibang Gede untuk mengevakuasi korban.

Adapun hasil pemeriksaan Identifikasi Polres Badung, mayat korban ditemukan dalam kondisi terlentang.

Ada juga sejumlah luka yang dialaminya, yaitu pada bagian atas kepala terdapat luka robek kurang lebih 4 cm, pelipis sebelah kiri luka lecet, siku lengan kiri luka lecet, dada luka lebam akibat benturan, serta lutut kiri dan kanan luka lecet.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut," pungkasnya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#dikejar #geng motor #Villa ayung #tewas #Sibanggede