Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Bentrokan Warga NTT saat Acara Nikah di Jimbaran, Ada yang Sebut-sebut Nama Negara Timor Leste

I Gede Paramasutha • Senin, 23 September 2024 | 01:43 WIB
KESAKSIAN: Para saksi menuturkan kronologi kejadian di bentrok antar warga NTT saat acara nikah di Jimbaran kepada personil Polsek Kuta Selatan.
KESAKSIAN: Para saksi menuturkan kronologi kejadian di bentrok antar warga NTT saat acara nikah di Jimbaran kepada personil Polsek Kuta Selatan.

BALIEXPRESS.ID –  Bentrok antar warga Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi saat acara pernikahan di Balai Serbaguna Perum Taman Graha, Lingkungan Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (21/9).

Kejadian tersebut mengakibatkan salah satu saudara pengantin mengalami luka tusuk hingga patah kaki.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, kronologi kejadian itu bermula ketika kerabat, serta teman-teman mempelai pengantin asal NTT menghadiri undangan pernikahan, sekitar pukul 19.00 Wita.

Dalam acara itu, ada beberapa tamu undangan yang mengkonsumsi alkohol dan ada yang joget-joget.

Akan tetapi, saat berjoget bersama tersebut, mereka terlibat senggolan, yang membuat antar tamu adu mulut sampai berujung perkelahian.

"Dalam keributan tersebut, para pelaku melakukan pemukulan dengan tangan kosong, balok kayu, serta kunci roda dan melakukan penusukan menggunakan benda tajam," tambahnya.

Akibat insiden itu, Sergi Nomleni mengalami luka di kepala, Primus Maleno mengalami luka tusukan di punggung, dan Fentus Maleno mengalami patah kaki kiri.

Ketiga korban asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT tersebut lantas dibawa ke ke Rumah Sakit Umum Bali Jimbaran, sekitar pukul 00.00 WITA.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan dan aparat segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) agar keributan tersebut tidak melebar.

Sayangnya sebelum petugas tiba, para pelaku telah kabur.

Polisi sudah memintai keterangan orang-orang yang berada di sana.

Baca Juga: Sering Diucapkan, Ternyata Ini Arti dari Dharma Menurut Hindu

Saksi bernama Veronika, 21, menerangkan dia melihat ada beberapa orang adu mulut di depan panggung saat penutupan acara sekira pukul 23.30 Wita.

"Suami saksi Veronika sempat mendekat bermaksud melerai," tandasnya.

Apesnya, suami dari wanita asal Kupang, NTT itu diserang menggunakan dobel stik dan balok.

Sementara itu, saksi bernama Ifan, 23, menerangkan, tiba-tiba ada sekelompok orang tidak dikenal saat ia sedang bersih-bersih di area panggung sekitar pukul 23.30 Wita.

Sekelompok orang itu berteriak mengaku dari Timor Leste, dan langsung memukul dengan menggunakan dobel stik.

Setelah memukul, mereka langsung pergi meninggalkan lokasi. Saat ini, para pelaku sedang diselidiki oleh Polsek Kuta Selatan.

Seperti diberitakan, Bentrok terjadi saat warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar acara pernikahan di Balai Serbaguna Perum Taman Graha, Lingkungan Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (21/9).

Tamu undangan terlibat keributan dan tiga orang menjadi korban. Ketiga korban diketahui bernama Sergi Nomleni, 22; Primus Maleno, 41, dan Fentus Maleno, 29.

Parahnya, salah satu korban yaitu Primus ditusuk menggunakan benda tajam.

Bahkan keributan tersebut berlanjut ke jalan di sebelah Balai Serbaguna Perum Taman Graha Jimbaran.

Editor : Nyoman Suarna
#nikah #bentrok #warga #ntt #timor leste #jimbaran