Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pujawali di Pura Luhur Batukaru, Aktivitas Pendakian Ditutup Hingga 30 Oktober 2024

IGA Kusuma Yoni • Senin, 23 September 2024 | 18:37 WIB

Pura Luhur Batukaru
Pura Luhur Batukaru

BALIEXPRESS.ID– Menjelang Pujawali di Pura Luhur Batukaru yang jatuh pada hari Kamis (26/9), tepat saat hari Umanis Galungan, Desa Adat Wongaya Gede menutup sementara aktivitas pendakian di Gunung Batukaru.

Bendesa Adat Wongaya Gede, I Ketut Sucipto, menjelaskan penutupan ini dilakukan mulai tanggal 4 September 2024 lalu hingga tanggal 30 Oktober 2024 bertepatan pada hari Pegatwakan atau 42 hari setelah hari Raya Galungan.

Baca Juga: Youtuber Willie Salim Jadi Korban Pencurian di Villa Bali, Curiga Hal ini Karena Tak Ada CCTV

"Sesuai dengan Dresta di Desa Wongaya Gede, penutupan sudah dilakukan sejak tanggal 4 September lalu, atau 21 hari sebelum hari Raya Galungan dan berakhir pada Buda Kliwon Pegatwakan pada tanggal 30 Oktober mendatang," jelasnya.

Penutupan aktivitas pendakian ini dilanjutkan Sucipto berlaku untuk seluruh jalur pendakian yang ada di kawasan Gunung Batukaru, yang saat ini ada lima jalur mendaki, baik itu di Kabupaten Tabanan maupun yang masuk wilayah Kabupaten Buleleng. 

Selama penutupan aktivitas pendakian ini, Sucipto menyebutkan pihaknya menyiagakan Pecalang adat Pura Batukaru untuk menjaga setiap pintu masuk pendakian ke puncak gunung Batukaru, termasuk juga pada jalur pendakian paling barat yang terletak di Kecamatan Pupuan yang berbatasan dengan Kabupaten Buleleng.

Baca Juga: JOSS24 Siap Bawa Buleleng Menuju Keseimbangan dan Kemenangan dengan Program PATEN

"Selama pelaksanaan Pujawali, yang nyejer (diselenggarakan) selama empat hari penjagaan di semua pintu masuk pendakian gunung Batukaru diperketat. Termasuk juga di kawasan perbatasan Tabanan dan Buleleng," ungkapnya. 

Untuk itu, Sucipto, berharap masyarakat bisa memaklumi penutupan aktivitas pendakian tersebut dan juga berharap tidak ada masyarakat yang melakukan pelanggaran terhadap kebijakan penutupan sementara aktivitas pendakian di Gunung Batukaru.

Selain penutupan jalur pendakian, selama pelaksanaan Piodalan, pihaknya juga melakukan pengawasan yang lebih ketat lagi terhadap aktivitas kunjungan ke pura  Luhur Batukaru.

Baca Juga: Peringati World Clean Up Day, BRI Hadirkan Pelatihan Pengelolaan Sampah dan Mesin RVM untuk Lingkungan di Mandalika

 "Ini kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan proses Pujawali, sehingga nanti bagi umat yang cuntaka diharapkan tidak datang ke Pura," tambahnya. (gek)

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#pura luhur batukaru #pendakian #ditutup #pujawali