BALIEXPRESS.ID-Afan Jamil, 19 tahun kini sedang terbaring lemah di Rumah Sakit usai menjadi korban penusukan di Taman Pancing, Denpasar Selatan, Bali pada Minggu (22/09/20204) dini hari.
Menurut keluarga, Afan Jamil menjadi korban penusukan keributan di Taman Pancing saat keluar untuk membeli nasi pada waktu dini hari.
Setelah membeli nasi, korban disebutkan sudah diperingati oleh warga agar tidak lewat jalan tersebut karena ada keributan yang masih berlangsung melibatkan oknum Sumba.
Korban bersama dua orang rekannya yang tidak tahu apa-apa disebut dicegat oleh oknum Sumba tersebut.
“Adik saya ada 2, sementara 1 orang adalah temannya,” ujar keluarga korban melalui pesan WA kepada Nang Etonk, seorang relawan kemanusiaan dikutip pada Selasa (24/09).
Saat dicegat, 2 orang berhasil kabur, sementara korban Afan Jamil pun menjadi sasaran penganiayaan.
Motor korban disebutkan ditendak hingga korban terjatuh.
Korban disebut sempat diseret sebelum akhirnya terjadi penusukan berkali-kali.
Sebelumnya, viral di media sosial aksi keributan antar pemuda kembali terjadi di Kawasan Taman Pancing, Denpasar Selatan pada Minggu (22/09/2024) dini hari.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @leoonardo144 via akun @punapibali, keributan itu terjadi sekitar pukul 02.00 Wita.
Keributan yang terjadi di Kawasan Taman Pancing itu diduga melibatkan warga NTT.
Baca Juga: PSSI Jatuhkan Sanksi kepada Pemain hingga Klub Liga 1 dan Liga 2, Ada Eks Bali Bali United
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pemuda terlibat aksi saling pukul, bahkan aksi kejar-kejaran juga sempat terjadi hingga ke jalan raya.
Bahkan dalam keterangan unggahan disebutkan bahwa terdapat satu orang mengalami luka-luka karena senjata tajam.
Editor : Wiwin Meliana