Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragedi Penampahan Galungan di Karangasem: Ketut Badung Sempat Melawan usai Ditikam Dadanya

I Wayan Adi Prabawa • Rabu, 25 September 2024 | 21:33 WIB
I Nyoman Tista menjalani perawatan setelah dia menusuk saudara tirinya, Ketut Badung, hingga tewas di Desa Ban, Karangasem.
I Nyoman Tista menjalani perawatan setelah dia menusuk saudara tirinya, Ketut Badung, hingga tewas di Desa Ban, Karangasem.

BALIEXPRESS.ID – Insiden berdarah mengguncang Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, sehari sebelum Hari Raya Galungan.

Pada Selasa (24/9), tepat di hari Penampahan Galungan, I Ketut Badung tewas setelah ditusuk oleh saudara tirinya, I Nyoman Tista.

Peristiwa tragis ini menggegerkan warga sekitar dan membuat suasana yang seharusnya penuh sukacita berubah mencekam.

Iptu I Gede Sukadana, Kasi Humas Polres Karangasem, menyatakan bahwa korban dan pelaku adalah saudara tiri. Satu bapak, tapi beda ibu.

Sukadana menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Nyoman Tista tiba-tiba mendekati Ketut Badung tanpa percakapan apapun dan langsung menyerang dengan pisau lipat, menikam korban di bagian dada.

Korban sempat melakukan perlawanan, namun luka parah yang dideritanya membuatnya tidak bertahan. Ketut Badung pun tewas di tempat.

Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsek Kubu. Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku.

Namun, karena Nyoman Tista juga mengalami luka akibat perlawanan korban.

Ia dibawa ke Puskesmas terdekat sebelum dirujuk ke RSUD Karangasem untuk perawatan lebih lanjut.

Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk pisau lipat yang digunakan pelaku untuk melakukan penusukan.

Selain itu, polisi juga menyita tas pinggang hitam milik korban yang ditemukan di dekat tubuhnya.

Kasus ini sedang dalam penanganan pihak berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian berharap situasi tetap kondusif dan tidak terjadi aksi balas dendam dari pihak keluarga.

"Kami akan terus menyelidiki motif sebenarnya dan memastikan agar hukum ditegakkan dengan adil," kata Iptu Sukadana menambahkan. ***

Editor : Y. Raharyo
#bali #nyoman tista #karangasem #desa ban #ketut badung