BALIEXPRESS.ID – Sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @IndoBangla Official mendadak menuai kontroversi.
Dalam video tersebut, pemilik akun mengatakan jika Aq*a paling mahal di Nusa Penida tepatnya di Pantai Kelingking. “Saya sudah pernah ke beberapa pulau di Indonesia kayak Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Pulau Karimunjawa, dimana-dimana. Tapi harga mineral water bukan kayak gini,” ujarnya.
“Di Nusa Penida yang tadi saya turun di bawah di Kelingking Beach mau beli Aq*a, Aq*a ini Rp50.000 sama The P*cuk Rp20.000 jadi Rp70.000 di Nusa Penida Kelingking Beach. Jadi ini Aq*a paling termahal di Indonesia,” lanjutnya sambal ngos-ngosan.
Video itu pun mendapatkan berbagai komentar dari warganet. Total ada 1.324 komentar dan 5.274 love dalam video tersebut.
“wajarlah harganya segitu, karena mereka bawa barang turun, jalan akses kesana tidaklah mudah brow, saya asli nusa penida, coba anda beli minuman d warung pinggir jln tw mini market harganya lebih murah” tulis akun Putu Ek*.
“Saya asli nusa penida dan kebetulan saya juga punya warung di diamond beach untuk harga barang memang di nusa penida mahal karena 1 kita harus bayar kapal, 2 kita harus bayar mobil puckup yang bawa barang” tulis akun Matcha*na25.
"Beda-beda harga di warung bang" tulis Dil B*adil.
"Serius segitu mahalnya wow" tulis Mawar Berd*ri.
Tak berselang lama, pemilik akun @IndoBangla Official kembali mengunggah video klarifikasi. Dalam video tersebut pemilik akun meminta maaf kepada semua traveler yang ingin datang ke Nusa Penida.
“Waktu itu saya bikin video kondisi yang capek, saya baru naik tangga dari bawah pantai sampai atas pantai. Jadi saya buru-buru dan cari air mineral untuk minum karena saat itu saya sangat ingin minum air. Jadi saya bikin video tentang Aq*a Rp50.000 dan Teh P*cuk Rp20.000 diatas Pantai Kelingking Beach bukan dibawah. Mungkin setelah kalian tonton kalian beli dibawah Pantai Kelingking tapi diatas,” terangnya.
Baca Juga: Selamat Jalan Kiko! Pemuda Buleleng Tewas dalam Kecelakaan Tragis pada Hari Raya Galungan
Pemilih akun juga mengungkapkan bahwa untuk membawa air mineral sendiri sangat sulit mengingat kondisi tangga menuju Kelingking Beach sangat ekstrim. (*)