BALIEXPRESS.ID - Paslon bupati dan wakil bupati Badung, I Wayan Suyasa - I Putu Alit Yandinata (Suyadinata) memiliki sejumlah program yang akan dijalankan ketika teripilih di Pilkada 2024. Salah satunya adalah program yang banyak menjadi perbincangan adalah Rp 1 miliar per banjar adat. Namun tak hanya itu, ternyata Suyadinata juga berkomitmen mewujudkan pendidikan gratis berkualitas mulai Paud,TK, SD dan SMP seuai regulasi yang ada. Hal ini disampaikan Wayan Suyasa saat menghadiri silaturahmi di Yayasan Kerti Usada Bakti yang mengelola pendidikan sekolah gratis beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Umat Muslim Kuta Utara Beri Dukungan untuk Adicipta
Wayan Suyasa memberikan apresiasi atas kinerja Yayasan Kerti Usada Bakti dalam penyelenggaraan pendidikan sekolah swasta. Apalagi yayasan ini telah menggratiskan SPP.
"Hal yang dilakukan ini sudah membantu pemerintah dalam membantu anak-anak kita yang kurang mampu, karena di yayasan ini sejak awal sudah menggratiskan biaya pendidikan. Ini naluri sosial yang tinggi bukan bisnis yang dimiliki ibu ketua yayasan Kerti Usada Bakti," ungkapnya.
Menurutnya, pemerintah tidak akan mampu memperhatikan seluruh aspek. Termasuk bidang pendidikan, jika tidak ada partisipasi atau tangan dingin berbagai pihak, dalam hal ini masyarakat untuk ikut membantu.
"Pemimpin Badung Pak Giri Prasta sudah dua periode, sudah cukup bagus ini harus kita hargai dan kita teruskan untuk lebih sempurna. Maka dipastikan 2025 Badung sudah ada pemimpin baru. Kami siap adu ide dan gagasan, biarkan masyarakat menilai. Kami tidak ada pemaksaan kehendak dalam demokrasi hak pilih ada di tangan masyarakat," terang tokoh asal Penarungan tersebut.
Baca Juga: Berulah di Kintamani Bali; Warga Songan Angkut Oknum NTT, Diduga Pukul dan Keluarkan Sajam
Pihaknya juga mengingatkan prajuru untuk tidak memaksakan kehendak atau menggiring masyarakat untuk menentukan hak pilih di Pilkada. Apalagi alasan mengguring masyarakat berdasarkan penerimaan bantuan. “Sebab bantuan itu bersumber dari uang rakyat yang dikelola pemeritah. Jadi siapaun pemimpinnya bantuan itu pasti diberikan," bebernya.
Dengan visi mewujudkan Badung Sejahtera Bahagia Merata, Suyasa menegaskan langkah yang telah dilakukan Yayasan Kerti Usada Bakti dalam mengratiskan SPP anak didiknya, adalah hal yang juga dirancang dan siap diwujudkan oleh Suyadinata. Jika diberi kepercayaan memimpin Badung pihaknya siap mewujudkan pendidikan gratis sekolah negeri dan swasta
"Kami di Badung kewenangannya TK, SD, dan SMP sedangkan SMA/SMK kewenagannya ada di pemerintah provinsi, kami akan ikut membantu karena merupakan bagian dari masyarakat Badung. Kami akan koordinasi dengan pemerintah provinsi termasuk anggaran yang akan kami berikan dari Badung untuk SMK/SMK agar bisa gratis," tegasnya.
Tokoh inovatif ini kembali mengatakan, untuk mewujudkan pendidikan gratis yang berkualitas bagi Paud, TK, SD, SMP di Kabupaten Badung. Selain itu pihaknya juga telah merancang sekolah berkualitas unggulan layaknya SMA Bali Mandara.
"Saya yakin Badung mampu mewujudkan sekolah unggulan, dengan regulasi yang tepat. Kami akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk msyarakat," jelasnya.
Baca Juga: Sebut Air Mineral di Pantai Kelingking Termahal di Indonesia, Video Pria Ini Tua Kontroversi
Sementara, untuk kemajuan UMKM sebagai potensi yang harus dikembangkan, Suyasa menyatakan, Suyadinata akan hadir memberikan support kepada UMKM yang ada.
"Dari pemodalan kita akan berikan secara lunak, ekonomi menengah ini harus kita kembangkan kami juga akan menyiapkan bangunan standar untuk menambah estetika sebagai derah tujuan wisata," paparnya.
Ketua Yayasan Kerti Usada Bakti, Ni Wayan Juliati menyampaikan calon Bupati Badung Wayan Suyasa dapat hadir melihat langsung situasi pendidikan khususnya di sekolah swasta.
"Yayasan Kerti Usada Bakti terdiri beberapa baguan diantaranya UMKM, pendidikan, pertanian. Pendidikan /sekolah di yayasan kami gratis SPP dan telah berjalan 12 tahun. Namun, keberadaan SMK Kesehatan Kerti Usada pemerintah tidak tahu selama ini," ujarnya.
Pihaknya berharap Wayan Suyasa dapat terpilih menjadi Bupati Badung. Sehingga kedepannya untuk mewujudkan Badung yang lebih baik.
"Jadi jika Pak Suyasa jadi Bupati Badung, pendidikan sekolah swasta terbantu, UMKM terbantu, pertanian dan peternakan juga bisa terbantu. Jadi kita harus perjuangkan Pak Suyasa jadi bupati," ajaknya.
Hal senada disampaikan salah satu pelaku UMKM, yakni Budiasih. Ia menyatakan sangat gembira dengan hadirnya calon Bupati Badung Wayan Suyasa yang komitmen memperjuangkan kemajuan UMKM.
"Baru kali ini saya bisa bertemu calon Bupati Badung. Saya menyambut gembira program Pak Wayan Suyasa untuk mewujudkan Badung Sejahtera Bahagia Merata. Saya bersama teman-teman di UMKM siap mendukung Pak Suyasa," ujarnya.
Seperti diketahui bersama, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Badung Suyadinata mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilkada 2024. Paslon ini memiliki sejumlah program, yakni Rp 2 miliar untuk desa adat, Rp 1 miliar untuk banjar adat, pendidikan gratis, kesehatan gratis, dan masih banyak lainnya. (esa)
Editor : Wiwin Meliana