BALIEXPRESS.ID — Paket calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, I Made Satria dan Tjokorda Gde Surya Putra (Satriya), terus menunjukkan komitmen mereka dalam memperkuat sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), khususnya dalam memajukan produk lokal ikonik Klungkung, garam Kusamba.
Ketua Tim Pemenangan Paket Satriya, I Nyoman Suwirta, secara khusus mengajak kedua calon tersebut untuk mengunjungi sentra produksi garam Kusamba di Karangdadi, Minggu (30/9/2024).
"Dalam momen kampanye ini, saya sengaja mengajak Pak Satria dan Pak Tjok Surya untuk melihat langsung proses produksi garam Kusamba, agar nantinya mereka dapat memperkuat aturan yang mendukung UMKM, khususnya untuk memastikan garam Kusamba dapat menjadi tuan di rumahnya sendiri," ujar Suwirta.
Suwirta menjelaskan bahwa selama menjabat, ia telah memulai pengembangan produksi garam Kusamba melalui berbagai program, termasuk perbaikan lokasi produksi, penyediaan fasilitas modern, hingga bantuan tunnel untuk mempercepat proses produksi yang diberikan oleh mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini.
Dirinya juga menyambut baik kebijakan Gubernur Bali, I Wayan Koster, yang memberikan perlindungan dan penguatan bagi produk lokal Bali, termasuk garam Kusamba, guna menjaga kelestariannya serta meningkatkan kesejahteraan petani garam.
I Made Satria menegaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan dan memperkuat program yang sudah berjalan untuk meningkatkan produktivitas dan pengembangan garam Kusamba.
Menurutnya, Kusamba telah lama dikenal sebagai penghasil garam berkualitas tinggi, termasuk garam kristal yang diekspor untuk kebutuhan spa, sehingga potensi ini perlu terus didorong untuk mendukung perekonomian daerah.
"Pantai Kusamba hingga Pesinggahan sejak zaman dahulu terkenal dengan produksi garam berkualitas super. Bahkan, garam kristal dari sini diekspor untuk kebutuhan spa. Ini adalah peluang besar yang harus kita manfaatkan untuk memajukan ekonomi Klungkung," ujar Satria, didampingi oleh Cok Surya.
Ketua Kelompok Petani Garam Tradisional Kusamba, Mangku Rena, menyatakan harapannya bahwa Paket Satriya akan melanjutkan program yang telah dirintis oleh Suwirta.
Ia berharap agar pemasaran garam Kusamba bisa lebih baik ke depannya, dengan pengemasan yang lebih menarik dan masuk ke pasar modern. Saat ini, kelompok petani garam Kusamba telah memproduksi garam spa yang bekerja sama dengan toko oleh-oleh di Bali.
"Kami berharap Satriya bisa memperkuat pemasaran dan produksi garam Kusamba yang telah diwariskan oleh orang tua kami. Kami juga siap mendukung dan mencoblos nomor 2 untuk Paket Satriya serta Koster-Giri pada 27 November 2024 nanti," kata Mangku Rena.
Paket Satriya yang diusung oleh PDI Perjuangan bersama koalisi partai Hanura, Perindo, PPP, PKB, dan Gelora, mendapat dukungan kuat dengan total 16 kursi di DPRD Klungkung, di mana PDIP menguasai 12 kursi, Hanura 3 kursi, dan Perindo 1 kursi. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana